Kabar BUMN - Pertamina melaksanakan Groundbreaking Area Penyangga (Bufferzone) di Kilang Balongan untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan di wilayah kilang.
Groundbreaking ini menandai dimulainya pekerjaan pelebaran jalan Sukaurip-Sujareja yang merupakan rangkaian implementasi bufferzone di area Kilang Balongan.
Pembangunan bufferzone merupakan bagian dari upaya untuk memberikan perlindungan lebih baik bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
Baca Juga: Sigap di Tengah Kobaran, Pasien RS Pusat Pertamina Selamat Tanpa Korban Jiwa
Bufferzone dirancang untuk meminimalisir risiko jika terjadi kebakaran atau ledakan dengan memperluas zona penyangga minimal 50 meter dari pagar luar area operasional.
Menurut Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati, perusahaan mengemban tugas penting untuk menjaga ketahanan energi nasional dengan menghasilkan produk BBM berkualitas.
Di saat yang sama harus tetap menjaga keamanan masyarakat sebagai pemangku kepentingan yang strategis.
Baca Juga: Peduli Ekonomi Inklusif, Dirut PT Pertamina Hulu Indonesia Kunjungi Program CSR untuk Kaum Difabel
Nicke mengungkapkan, dampak setelah penerapan bufferzone, nantinya semua perwira Pertamina di Kilang Balongan dapat menjalankan tugasnya dengan lebih baik dan tanpa keraguan, karena aspek teknis dan HSSE sudah diterapkan.
“Produktivitas di kilang juga akan semakin optimal, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi bangsa dan negara,” ungkap Nicke dalam sambutannya.
Penyempurnaan bufferzone Kilang Balongan akan melalui beberapa tahap. Salah satunya, pengalihan jalan raya Balongan yang masuk dalam zona prioritas, yang kemudian dialihkan ke Jalan Sukaurip.
Baca Juga: Pertamina Hadir di WOW Indonesia Festival 2024, Peringati 75 tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-AS
Pengalihan jalan yang dilakukan juga akan memastikan beban Jalan Sukaurip sebagai jalan utama/protokol yaitu memperlebar ruas jalan dari 4,5 – 5,5 Meter menjadi 7,2 – 8 Meter sepanjang 2,4 km.
Pelebaran jalan diharapkan dapat memberikan dampak positif untuk masyarakat sekitar, dimulai dari kelancaran arus lalu lintas hingga pertumbuhan dan produktivitas ekonomi.