rilis-bumn

Sanur dan Kementerian Luar Negeri Kolaborasi Promosikan Kawasan Ekonomi Khusus Kesehatan

Selasa, 27 Agustus 2024 | 18:45 WIB
PT Hotel Internasional Sanur Indonesia berkolaborasi dengan Kementerian Luar Negeri untuk mempromosikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Sanur. (Dok. PT Hotel Internasional Sanur Indonesia)

Kabar BUMN - Sebagai bagian dari upaya Kementerian BUMN dan Kementerian Luar Negeri RI untuk mendorong BUMN menuju pasar internasional, The Sanur bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri mengadakan pertemuan dengan 40 perwakilan pemerintah RI di luar negeri.

Pertemuan ini diadakan secara hybrid dengan tujuan menjalin kolaborasi dalam mempromosikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Sanur.

KEK Kesehatan Sanur, yang dikenal dengan nama The Sanur, merupakan kawasan ekonomi khusus kesehatan pertama di Indonesia yang menawarkan layanan kesehatan dan pariwisata dalam satu alur perjalanan end-to-end.

 Baca Juga: Brantas Abipraya Tingkatkan Kualitas Pelayanan Melalui Pelatihan Service Excellence

The Sanur memiliki fasilitas terintegrasi yang kedepannya akan diisi berbagai klinik dan rumah sakit internasional.

Selain itu, dalam kawasan ini terdapat fasilitas akomodasi hotel dengan standar bintang 5 luxury dan convention centre terbesar di Bali untuk memperkuat ekosistem pariwisata melalui Meeting, Incentives, Conference and Exhibitions (MICE). 

Dalam kesempatan ini, Bapak Dindin Wahyudin selaku Staf Ahli Diplomasi Ekonomi Kementerian Luar Negeri RI dan Bapak Candra Negara selaku Diplomat Madya, Direktorat Perdagangan, Perindustrian, Komoditas, dan Kekayaan Intelektual, Kementerian Luar Negeri RI, melakukan kunjungan langsung ke The Sanur.

Baca Juga: Segudang Manfaat Mangga bagi Kesehatan, Salah Satunya Bagus untuk Kulit dan Rambut

Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau fasilitas dan progres pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Kesehatan pertama di Indonesia.

Termasuk Bali International Hospital, fasilitas medis internasional, ethnomedicinal botanic garden, serta infrastruktur dasar lainnya.

Menurut Bapak Dindin, dengan berbagai fasilitas medis internasional yang ditawarkan, KEK Sanur diharapkan dapat memperkuat citra Indonesia sebagai pusat kesehatan global yang kompetitif.

Baca Juga: PUBLIC EXPOSE SEMESTER I: Elnusa Optimis Lampaui Target Kinerja 2024 dan Fokus pada Penguatan Bisnis Hulu

Selain itu, kehadiran KEK Sanur juga diharapkan dapat meningkatkan devisa negara melalui sektor pariwisata medis. 

Dalam pertemuan ini, Direktur Utama PT Hotel Internasional Sanur Indonesia, Bapak Doddy Akhmadsyah, menjelaskan bahwa hingga saat ini sudah ada 9 negara yang berkomitmen untuk membangun klinik dan fasilitas medis di KEK Sanur.

Halaman:

Tags

Terkini