rilis-bumn

Kriyanusa 2024 di JCC, Ada Mitra Binaan PLN dan UMKM dari Berbagai Daerah

Minggu, 1 September 2024 | 06:00 WIB
Peresmian booth PLN pada gelaran Kriyanusa 2024 di Jakarta Convention Center (JCC). (Dok. PLN)

Diny mengatakan, sebagai salah satu penopang ekonomi nasional, PLN akan mendukung pengembangan UMKM agar bisa memperkenalkan produknya dan memperluas cakupan pasar hingga tingkat global.

Baca Juga: Terbesar di Indonesia! PLTS Ground-mounted 100 MWp di Kawasan Industri KBI Purwakarta Resmi Dioperasikan PLN-AHP

"Kriyanusa 2024 ini dapat menjadi wadah bagi seluruh pelaku UMKM.

"Karena selain pengunjung di tingkat nasional, banyak juga pengunjung dari mancanegara.

"Sehingga ini menjadi peluang untuk membawa produk UMKM Binaan PLN go global," ujar Diny.

Baca Juga: Akselerasi Transisi Energi, PLN Jalin Kolaborasi Manfaatkan Green Ammonia untuk PLTU

Pada Kriyanusa 2024 ini, sekurangnya ada 219 jenis produk hasil kerajinan 8 UMKM binaan PLN dari berbagai daerah yang dipamerkan.

Produk meliputi kerajinan kriya dari Jakarta-OH MY CRAFT!, Dwi Lim Craft, Bali-Manaya Bali Carving dan Griya Anyar Dewata, Jepara-Karafuru dan Omah Lurik Jepara, serta Kalimantan Selatan-AABS Collection, dan Air Santri.

Diny melanjutkan, kegiatan ini bisa menginspirasi UMKM Binaan PLN lainnya untuk meningkatkan nilai produknya.

Baca Juga: PLN Pastikan Pasokan Listrik Stabil untuk Indonesia – Africa Forum ke-2 di Bali

Saat ini tercatat lebih dari 3.000 UMKM mitra binaan PLN di seluruh Indonesia.

"Dengan terselenggaranya kegiatan ini dapat menaikkan nilai UMKM, yang nantinya akan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia," kata Diny.

Diny juga menyampaikan dukungan pendampingan UMKM Binaan PLN dilakukan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan demi membangun perekonomian inklusif dan bekelanjutan.

Baca Juga: PLN Gelar Kompetisi Light Your Green Action 2024, Jaring Inovasi Hijau Cegah Krisis Iklim

Ke depannya, UMKM diharapkan dapat membuka lebih banyak lapangan kerja baru.

Halaman:

Tags

Terkini