rilis-bumn

Perbanyak Charging Station EV, PLN Gandeng PT Utomo Charge+ Indonesia dan ACME Corporation

Senin, 9 September 2024 | 19:00 WIB
Suasana diskusi panel bertajuk ‘Strategies for Accelerating Electric Vehicle Infrastructure in Indonesia’ pada Indonesia International Sustainability Forum (IISF) 2024. (Dok. PLN)

Jumlah ini juga diikuti oleh peningkatan jumlah Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) yang mencapai 2.182 tersebar di seluruh Indonesia.

"Layanan Home Charging juga berhasil kami tingkatkan.

Baca Juga: Hari Pelanggan yang Bersinar, PLN Bersama Pemerintah Salurkan Bantuan Pasang Baru Listrik di Tangerang

"Tercatat peningkatannya mencapai 152 kali lipat dibanding tahun 2021 dari 118 pengguna, menjadi 18 ribu pengguna," jelasnya.

Selain itu, PLN juga telah mengintegrasikan berbagai infrastruktur tersebut ke dalam fitur EV Digital Services (EVDS) di aplikasi PLN Mobile.

Dengan begitu, para pengguna EV dapat dengan mudah mengakses keberadaan SPKLU, SPBKLU,  mengajukan pemasangan Home Charging hingga membeli EV.

Baca Juga: Menyala! Usaha Coklat Binaan Rumah BUMN Nunukan Mejeng di Pasar Global Lewat Marketplace PLN Mobile

Hartanto menambahkan bahwa, digitalisasi ekosistem EV ini merupakan hasil dari kemitraan strategis antara PLN dan berbagai produsen EV.

Ke depan, PLN berencana untuk terus mengeksplorasi berbagai peluang dalam ekosistem EV guna mendukung target transisi energi pemerintah dan memperkuat ketahanan energi nasional.

“PLN telah bertekad untuk menjadi garda depan transisi energi dan ekonomi hijau dengan disertai komitmen kuat untuk mencapai NZE,” tandas Hartanto.

Baca Juga: Lebih dari 100 Tahun Beroperasi, PLTA Bengkok Bukti Konsistensi PLN dalam Pemanfaatan EBT

Kolaborasi PLN dalam penyediaan infrastruktur charging station ini pun didukung oleh Indonesia Battery Corporation (IBC).

Direktur Utama Indonesia Battery Corporation (IBC) Toto Nugroho yang turut menjadi pembicara dalam diskusi panel tersebut menyampaikan, PLN sebagai salah satu penyedia infrastruktur utama EV, sangat penting perannya dalam akselerasi ekosistem EV di Indonesia.

“Tentu saja PLN, salah satu penyedia infrastruktur terbesar, akan sangat penting,” kata Toto.

Baca Juga: PLN Sosialisasi Penggunaan Listrik Aman Kepada Warga di Kelurahan Malaka Jaya Jakarta

Halaman:

Tags

Terkini