rilis-bumn

PLN Siapkan Listrik Bersih Layani Pertumbuhan Industri Data Center di Indonesia

Kamis, 12 September 2024 | 07:30 WIB
Petugas PLN Indonesia Power melakukan pengecekan pada Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Kamojang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. (Dok. PLN)

Kabar BUMN – PT PLN (Persero) siap mendukung penyediaan listrik andal dan bersih untuk pengembanga pusat data (data center).

Komitmen ini ditegaskan guna mendukung pemerintah dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional melalui akselerasi transformasi digital.

Pentingnya pengembangan bisnis data center di Indonesia untuk mendukung pertumbuhan adopsi teknologi digital di Indonesia ini turut disoroti oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Budi Arie Setiadi.

Baca Juga: 135 Mahasiswa ITPLN Lolos Seleksi dan Teken Kontrak Ikatan Kerja dengan PLN

Dalam hal ini, pemerintah terus mendorong ketersediaan infrastruktur yang memadai agar investasi bisnis data center bisa masuk ke Indonesia.

Diperkirakan pasar data center global akan tumbuh USD 39,7 miliar hingga tahun 2032 dengan peningkatan per tahun sebesar 4,8%.

Sementara di Indonesia pasar pusat data memberi peluang ekonomi hingga USD 3,37 miliar.

Baca Juga: Perbanyak Charging Station EV, PLN Gandeng PT Utomo Charge+ Indonesia dan ACME Corporation

Selain itu, posisi Indonesia sebagai pusat persimpangan jalur komunikasi global menjadikan RI berpeluang menjadi hub bisnis data center.

“Terdapat kesamaan faktor pendukung (investasi) yang dapat kita jadikan benchmark untuk Indonesia.

"Misalnya faktor kemudahan dalam proses perizinan, ketersediaan infrastruktur dan energi, serta pemberian insentif yang mendukung investasi,” ujar Budi dalam CNBC Indonesia Data Center Industry Dialogue pada Rabu, (11/9).

Baca Juga: Lanjutkan Kerja Sama, Pupuk Indonesia, PLN dan ACWA Power Bangun Ekosistem Hidrogen Hijau

Budi menekankan besarnya potensi Indonesia menjadi data center di tingkat regional.

Sehingga, pihaknya tengah melakukan berbagai kebijakan afirmatif untuk mempercepat pertumbuhan sektor ini.

Halaman:

Tags

Terkini