rilis-bumn

ASDP Perluas Layanan Antar Pulau di Tual, Dongkrak Sektor Wisata dan Ekonomi Lokal

Senin, 16 September 2024 | 19:00 WIB
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memperluas layanan penyebrangan antarpulau di Tual. (DOK.ASDP)

Kabar BUMN - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) semakin memperkuat perannya dalam mendukung pertumbuhan wisata dan perekonomian lokal di wilayah Tual, Maluku.

Hal itu diwujudkan melalui layanan penyeberangan antar pulau yang memudahkan akses ke berbagai destinasi unggulan serta distribusi kebutuhan pokok bagi masyarakat setempat.

Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin menegaskan bahwa ASDP melalui Cabang Ambon dan Tual terus berupaya untuk memastikan terpenuhinya layanan kepentingan umum serta memperlancar mobilitas masyarakat di wilayah yang terdiri dari banyak pulau kecil ini.

Baca Juga: Ikut Meriahkan Hari Batik Nasional 2024 dengan Twibbon Khusus Batik, Unduh Gratis untuk Tanggal 2 Oktober!

“Akses transportasi masih terbatas, padahal Tual dan sekitarnya menyimpan potensi wisata yang luar biasa, terutama destinasi wisata pantai.

"Kami memastikan layanan penyeberangan yang aman dan nyaman dapat meningkatkan arus wisatawan ke wilayah ini,” ujar Shelvy.

Shelvy menjelaskan bahwa salah satu tujuan wisata yang kini makin mudah diakses berkat layanan ASDP adalah Pantai Batu Kora dan Pantai Papaliseran di Dobo.

Baca Juga: Selamat Datang di Zombie Island! Siapkan Nyalimu untuk Hadapi Para Zombie di Wonderland Adventure Waterpark

Kedua pantai ini menawarkan panorama pasir putih yang memukau, dan wisatawan dapat menjangkaunya melalui lintasan Tual-Dobo menggunakan KMP Lobster dengan waktu tempuh sekitar tiga jam.

“Transportasi ini menjadi vital untuk mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan, yang pada gilirannya mendorong ekonomi lokal melalui sektor pariwisata,” tambahnya.

Selain Dobo, wisatawan juga bisa mengunjungi wilayah Bandaeli dengan waktu tempuh hanya satu jam dari Tual menggunakan KMP Tanjung Madlahar.

Baca Juga: Liburan Maulid Nabi, Kota Wisata Jadi Magnet Utama Bagi Penumpang Kereta Api

Bandaeli tidak hanya menawarkan keindahan pantai, tetapi juga warisan budaya berupa kerajinan gerabah tradisional yang dikenal sebagai Umbo/Umba.

Pewarnaan gerabah ini dilakukan dengan teknik kuno menggunakan batu alam, seperti Batu Tinggao dan Batu Wailyaro, yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan.

Halaman:

Tags

Terkini