rilis-bumn

Manfaatkan PLTS, Pertamina NRE Dukung Budidaya Jamur di Cilamaya

Sabtu, 21 September 2024 | 15:30 WIB
Pertamina NRE memanfaatkan Pembanhkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk mendukung budidaya jamur di Kecamatan Cilamaya Wetan, Karawang. (DOK.Pertamina NRE)

Kabar BUMN Pertamina New & Renewable Energy (PNRE) memasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di sekitar PLTGU Jawa-1.

Berlokasi di Kecamatan Cilamaya Wetan, Karawang, pemasangan PLTS ini sebagai upaya mendorong kemandirian energi dan ekonomi masyarakat

Program ini bertujuan untuk mendukung proses budidaya jamur yang menjadi salah satu produk andalan masyarakat setempat.

Baca Juga: Menggala Ranch, Swiss-nya Pulau Jawa dengan Wisata Edukasi dan Pesona Alam Banyumas

Penyerahan PLTS off-grid dengan kapasitas 2,2 kWp & 5 kWh battery storage secara simbolis berlangsung  di Aula Kantor Desa Cilamaya Wetan, Karawang, Jumat (20/9).

“Inisiatif ini merupakan bagian dari program Desa Energi Berdikari (DEB), yang tidak hanya menitikberatkan pada kemandirian ekonomi melalui budidaya jamur, tetapi juga kemandirian energi yang ramah lingkungan.

"Pemasangan PLTS memanfaatkan potensi besar dari sinar matahari di Cilamaya Wetan yang dinilai cukup mendukung kebutuhan energi proses budidaya jamur. Semoga membantu dan bermanfaat untuk masyarakat,” ujar Corporate Secretary Pertamina NRE, Dicky Septriadi.

Baca Juga: Padat, Jalan Tol Trans Sumatera Jadi Sasaran Pengendara Saat Libur Maulid Nabi 1446 H 

PLTGU Jawa-1 dikelola oleh PT Jawa Satu Power yang merupakan bagian dari Pertamina NRE Group.

Pertamina NRE berkomitmen untuk memberikan nilai tambah kepada masyarakat di sekitar setiap wilayah operasinya, salah satunya melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) seperti Desa Energi Berdikari.

PLTS yang dipasang akan digunakan dalam berbagai aspek penting budidaya jamur, termasuk sterilisasi, pengoperasian pompa air, hingga penerangan lokasi budidaya.

Baca Juga: Kolaborasi InJourney Hospitality dan Universitas Brawijaya untuk Pengembangan Pendidikan dan Penelitian

Dengan adanya energi terbarukan ini, diharapkan proses produksi jamur dapat berjalan lebih efisien dan berkelanjutan.

Program PLTS ini berpotensi menurunkan emisi karbon sebanyak 3,120 ton CO2-eq/tahun yang sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mewujudkan transisi energi bersih dan pemanfaatan energi terbarukan di Indonesia.

Halaman:

Tags

Terkini