rilis-bumn

PLN Raih 2 Penghargaan ESG, Wujud Komitmen Bisnis Berkelanjutan

Minggu, 22 September 2024 | 10:00 WIB
Penyerahan Anugerah ESG Republika 2024 dengan kategori Emission Reduction Effort. (Dok. PLN)

Kabar BUMN - PT PLN (Persero) berhasil meraih dua penghargaan dalam ajang Anugerah ESG Republika 2024 pada Kamis (19/09) di Jakarta.

Prestasi ini menunjukkan komitmen kuat PLN dalam menjalankan bisnis yang fokus pada keberlanjutan lingkungan, kesejahteraan sosial, serta tata kelola perusahaan yang baik.

Adapun dua kategori penghargaan yang diraih PLN yaitu pertama Emission Reduction Effort untuk kategori Environmental.

Baca Juga: Siapkan Saldo untuk Konser Maroon 5 di Jakarta, Sebelum War Tiket Buka Dulu Tabungannya di Livin' by Mandiri

PLN dinilai berhasil menciptakan inovasi dalam mendukung kebutuhan sektor bisnis dan industri terhadap pasokan listrik hijau melalui produk unggulannya Renewable Energy Certificate (REC).

Sementara penghargaan kedua yang diraih PLN yakni Inclusion Empowerment and Women's Empowerment Programs untuk kategori Social.

Melalui program Srikandi Movement, para pegawai perempuan PLN di seluruh Indonesia terus berkontribusi aktif pada lingkungan dan membawa dampak positif bagi Perusahaan.

Baca Juga: Transisi Energi Hijau: PLN EPI Pacu Pemanfaatan Biomassa di Bawah Kepemimpinan Erick Thohir

Melalui program ini, PLN dinilai sukses meningkatkan peran perempuan, tidak hanya dari sisi ketenagalistrikan tetapi juga terlibat dalam isu-isu sosial dan lingkungan di masyarakat.

Dalam agenda tersebut, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan, penerapan prinsip Enviromental, Sustainability, and Governance (ESG) merupakan sebuah keharusan dalam rangka mendorong pembangunan berkelanjutan demi menjaga bumi dari perubahan iklim.

"Keberlangsungan pembangunan yang berorientasi pada lingkungan itu harus kita jadikan sebagai bagian penting dalam rangka mewariskan kepada anak cucu kita," tuturnya.

Baca Juga: Umur 40 Tahun Silahkan Daftar! Loker BUMN PT Pelni Masih Dibuka sampai 25 September 2024

Bahlil menambahkan bahwa saat ini Pemerintah tengah fokus untuk melakukan percepatan penyediaan energi baru terbarukan (EBT).

Hal ini dilakukan dalam rangka mengawal hilirisasi industri dalam negeri sekaligus mereduksi emisi karbon di sektor energi.

Halaman:

Tags

Terkini