Dalam rangka mendukung upaya tersebut dan membantu memutus rantai keterbelakangan mental yang masih ada, Pupuk Indonesia hadir dengan bantuan pupuk berkualitas tinggi, yaitu NPK Phonska Plus dan ZA Plus.
Baca Juga: Lombok Bergairah! Wisatawan Internasional Serbu Pertamina Grand Prix of Indonesia 2024
Kandungan zinc (Zn) dalam pupuk ini dipercaya memiliki peran penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan, yang tak kalah penting, mendukung peningkatan gizi masyarakat.
Zinc yang diserap oleh tanaman akan masuk ke dalam rantai makanan, dan dengan konsumsi hasil pertanian yang kaya zinc, diharapkan dapat meningkatkan perkembangan kognitif anak-anak dan warga desa lainnya.
Rahmad Pribadi, Direktur Utama Pupuk Indonesia, yang hadir secara langsung pada pemberian simbolik bantuan ini turut menyampaikan, "Pertanian itu kuncinya bibit, air, dan pupuk."
Baca Juga: Hari Bhakti Postel ke-79: Mengenang Peran Telkom dalam Kemajuan Telekomunikasi Indonesia
"Sayangnya, banyak yang lupa bahwa apa yang kita makan bergantung pada apa yang dimakan oleh tanaman. Kalau pupuknya tidak benar, yang kita makan juga tidak benar."
"Zinc adalah elemen penting bagi kesehatan otak dan saraf, dan melalui pupuk NPK Phonska Plus yang mengandung zinc, kami berharap tanaman yang dihasilkan bisa meningkatkan gizi masyarakat, termasuk mendukung perkembangan kognitif anak-anak."
"Hubungan antara pertanian, gizi, dan kecerdasan sangat jelas, yang contohnya ada di sini, di Karangpatihan. Dengan perbaikan pertanian, kualitas hidup bisa meningkat."
Baca Juga: BTN dan Syailendra Capital Bersinergi Pasarkan Dua Produk Reksa Dana Unggulan
Selain memberikan pupuk NPK Phonska Plus sebanyak 1,5 ton dan ZA Plus sebanyak 0,5 ton, Pupuk Indonesia juga memberikan bantuan lainnya seperti 40 ekor kambing untuk peternakan warga serta alat semprot pupuk untuk mendukung kegiatan pertanian di Desa Karangpatihan.
Bantuan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan produktivitas lahan pertanian di wilayah yang dikenal memiliki tantangan besar akibat kondisi tanah berkapur dan miskin unsur hara.
Lebih lanjut, Pupuk Indonesia juga memberikan bantuan peralatan untuk produksi Batik Ciprat khas Desa Karangpatihan serta berkomitmen untuk membeli produk-produk batik hasil karya warga.
Dukungan ini diharapkan dapat memberikan dorongan positif bagi keberlanjutan ekonomi kreatif desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pendapatan.