rilis-bumn

Melalui Program CSR Kuas Jirak, Pertamina EP Tanjung Field Dukung Pemberdayaan Perempuan dan Ekonomi di Kabupaten Tabalong

Minggu, 29 September 2024 | 13:25 WIB
PEP Tanjung Field berhasil mengembangkan potensi ekonomi lokal Desa Jirak melalui program CSR unggulan Kuas Jirak. (DOK. PEP Tanjung Field)

Kabar BUMN - PT Pertamina EP (PEP) Tanjung Field dari Regional Kalimantan Subholding Upstream Pertamina, berhasil mengembangkan potensi ekonomi lokal Desa Jirak melalui program CSR unggulan Kuas Jirak, kependekan dari Kelompok Usaha Acil Desa Jirak.

Program yang fokus pada pemberdayaan perempuan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan produk olahan ikan dan pemanfaatan minyak jelantah menjadi sabun.

Inisiatif program berawal dari permasalahan sosial-ekonomi di Desa Jirak yang merupakan penghasil ikan air tawar terbesar di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan.

Baca Juga: Perkuat Sektor Wisata Doudo, PEP Poleng Field Dukung Transformasi Desa Tertinggal Menjadi Desa Mandiri

Tantangan yang dihadapi di antaranya hasil tangkapan ikan yang tidak mendukung peningkatan pendapatan, rendahnya produktivitas ibu rumah tangga, dan tingginya angka kemiskinan.

Menurut Field Manager PEP Tanjung Field, Kurniawan Triyo Widodo, program CSR perusahaan bertujuan memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat.

”Kami mengintegrasikan inovasi sosial dan lingkungan dalam program CSR kami agar menghasilkan dampak berkelanjutan bagi masyarakat. Program Kuas Jirak juga merupakan wujud nyata komitmen kami terhadap prinsip-prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG)," ujarnya.

Baca Juga: PEP Sukowati Field Tingkatkan Ketahanan Pangan di Bojonegoro dengan Program Pertanian Terpadu

Dengan program Kuas Jirak, PT Pertamina EP Tanjung Field berharap dapat terus memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Jirak, memberdayakan perempuan, meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal, serta mendorong keberlanjutan melalui inovasi sosial dan lingkungan yang terpadu.

Pada 2022, PEP Tanjung Field menginisiasi pembentukan Kelompok UMKM Barokah yang memproduksi abon ikan.

Tahun berikutnya, program ini berkembang dengan menambah kapasitas anggota, mematenkan alat pengiris ikan, memperluas variasi produk, dan memasuki pasar digital.

Baca Juga: Tingkatkan Skill Lokal, PEP Papua Field Gelar Pelatihan Forklift untuk SDM Papua

program Kuas Jirak memperkenalkan diversifikasi produk olahan seperti basreng, kerupuk ikan, dan kerupuk tulang ikan. (DOK. PEP Tanjung Field)

Masuk tahun 2024, program ini memperkenalkan diversifikasi produk olahan seperti basreng, kerupuk ikan, dan kerupuk tulang ikan, serta membentuk Kelompok Sukses Bersama Desa Jirak (Sukma Saji).

Halaman:

Tags

Terkini