Sistem pembayaran digital yang lebih terintegrasi melalui Livin’ by Mandiri dan QRIS di seluruh jaringan KAI akan menarik lebih banyak pengguna transportasi untuk beralih ke metode pembayaran digital.
"Kolaborasi ini adalah bagian dari strategi kami untuk menggali potensi bisnis di berbagai ekosistem, terutama di sektor transportasi yang menjadi pilar pembangunan ekonomi nasional."
"Inovasi digital yang Adaptif dan Solutif ini diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia," tambah Riduan.
Bank Mandiri juga memperluas layanan top up saldo Kartu Multi Trip (KMT) melalui aplikasi Livin’ by Mandiri.
Riduan menjelaskan bahwa layanan ini akan mempermudah penumpang dalam mengisi saldo kartu dengan lebih praktis.
Tak hanya terkait transaksi ritel, kerja sama ini juga meliputi solusi keuangan lainnya, seperti layanan payroll untuk karyawan KAI Group dan berbagai benefit dalam Employee Package Benefit, termasuk pengelolaan keuangan pribadi serta fasilitas pinjaman dengan suku bunga kompetitif.
Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo menyambut kerja sama ini sebagai langkah penting dalam meningkatkan efisiensi operasional KAI.
Baca Juga: ADAS 2024 Filipina: PT Pindad Unjuk AM-1 hingga Medium Tank Harimau
"Kami melihat Bank Mandiri sebagai mitra strategis yang dapat mendukung berbagai kebutuhan operasional kami."
"Layanan perbankan digital dari Bank Mandiri akan sangat membantu kami dalam meningkatkan layanan kepada pelanggan dan mempercepat digitalisasi di lingkungan KAI," ungkap Didiek.
“Kerja sama ini merupakan bentuk sinergi BUMN dalam membangun ekosistem digital yang kuat dan terintegrasi di Indonesia."
Baca Juga: Pertamina Grand Prix of Indonesia Bawa Berkah untuk UMKM Pertamina, Omzet Mencapai 1 Miliar
"Dengan inovasi dan layanan perbankan digital yang ditawarkan, Bank Mandiri dan KAI Group siap membawa sektor transportasi ke era baru yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan,” pungkas Didiek.***