Kabar BUMN - PT Brantas Abipraya (Persero) kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih dua penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).
Kali ini, penghargaan tersebut berasal dari proyek pembangunan Hunian Aparatur Sipil Negara (ASN) 4 di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Dalam hal ini, Brantas Abipraya melakukan Pembangunan Kamar Mandi Prefabrikasi Terbanyak dalam Satu Kawasan dan Pembangunan Kamar Mandi Prefabrikasi untuk Rumah Susun Tercepat.
Baca Juga: DAMRI Promo Besar-besaran Sepanjang Oktober 2024! Khusus Rute AKAP Yogyakarta - Denpasar
Direktur Operasi II Brantas Abipraya, Purnomo mengatakan raihan rekor MURI ini merupakan hadiah untuk para Insan Abipraya.
Ia menambahkan, capaian ini tentunya akan memberikan motivasi kepada Brantas Abipraya untuk terus dan lebih keras lagi, lebih cerdas lagi dalam berkarya membangun negeri.
Dengan adanya rekor ini, membuktikan Brantas Abipraya menerapkan sistem Lean construction dalam proyeknya, sehingga lebih efisien dan lebih cepat dari segi waktu.
Baca Juga: Tarif Listrik Triwulan IV Tidak Naik, PLN Pastikan Pelayanan Listrik Tetap Andal
“Kami senantiasa akan terus mendukung pembangunan infrastruktur di IKN. Hal ini dibuktikan dengan turut berkontribusinya Brantas Abipraya dalam pembangunan hunian untuk ASN dan pegawai Pertahanan Keamanan (Hankam),” ujarnya.
Berlokasi di Sepaku, Kalimantan Timur, Paket Konstruksi Terintegrasi Rancang dan Bangun Pembangunan Rumah Susun ASN 4 dibangun Brantas Abipraya.
Dalam pembangunan Rusun IKN ini Brantas Abipraya membangun delapan tower, dengan 60 unit hunian ditiap towernya dan total 480 unit hunian.
Baca Juga: Magang Umum PT Danareksa (Persero), Jangan Lewatkan Lowongan di Perusahaan BUMN Ini
Masing-masing tower dibangun setinggi 12 lantai terdiri dari lantai 1 dan lantai 2 dimanfaatkan untuk podium fasos/fasum (fitness, public space, dsb), sedangkan 10 lantai sisanya untuk unit hunian.
Tak hanya sekedar bangunan, hunian inipun dibangun dengan menerapkan konsep bangunan hijau.