Hingga triwulan ketiga 2024, PLN telah menggunakan 3 juta ton biomassa dalam program co-firing pada 46 PLTU, dengan pengurangan emisi karbon sebesar 3,2 juta ton CO2e.
Baca Juga: Dukung Budidaya Kopi Luwak di Marangkayu, PHKT Tumbuhkan Perekonomian Lokal dan Jaga Konservasi
Lebih lanjut, Darmawan menyebutkan bahwa pemanfaatan biomassa ini memberikan dampak ekonomi hingga Rp2 triliun per tahun dan melibatkan 250 ribu orang.
PLN menargetkan peningkatan pemanfaatan biomassa hingga 10 juta ton pada 2025 untuk 52 PLTU.
Ketua Umum METI, Wiluyo Kusdwiharto, menjelaskan bahwa kolaborasi dengan berbagai pihak, baik BUMN maupun swasta, sangat penting untuk pengembangan lahan energi dan pemanfaatan limbah sebagai biomassa.
Baca Juga: Dibuka! Lowongan Magang BUMN Indirect Procurement - Strategic Construction di PT Kimia Farma Tbk
"Biomassa di Indonesia sangat melimpah dan merupakan kekuatan pertahanan energi yang besar," tutup Wiluyo.***