Hal ini juga ditegaskan oleh Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Nomor 26 Tahun 2021 mengenai pencantuman nutrition fact pada kemasan produk.
Baca Juga: Telkom Dukung Digitalisasi Sekolah Melalui Platform SIPLah
Salah satu testimoni dari UMKM yang terbantu akan pembuatan pelabelan nutrition fact pada kemasan produknya yaitu Pemilik Padma Herbal Ellida Pande, dari Rumah BUMN Telkom Kabupaten Tabanan, Bali.
“Terima kasih Telkom atas kesempatan yang diberikan kepada Padma Herbal untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk Padma Herbal sehingga kami bisa bersaing dengan kompetitor lainnya.
“Selain itu, dengan adanya program ini, Padma Herbal juga bisa menjangkau pasar secara luas bahkan sampai pasar internasional,” ujarnya.
Baca Juga: Kesempatan Jadi Karyawan BUMN, Telkom Buka Lowongan Magang untuk Penempatan di Jakarta Selatan
Senior General Manager Social Responsibility Center Telkom Hery Susanto menyatakan, “Telkom Indonesia mendorong peningkatan kelas teman-teman UMKM Binaan dari berbagai aspek.
“Salah satunya dengan pengadaan program nutrition fact yang diharapkan mampu membantu UMKM untuk memperoleh kepercayaan dari customer.
“Hal ini kami upayakan untuk mendorong peningkatan kualitas usaha yang dijalankan oleh UMKM Binaan sehingga mampu bersaing di pasar digital, nasional, bahkan di pasar internasional.”
Baca Juga: Telkom Hadirkan Platform Pijar Mahir, Solusi Digitalisasi UMKM Agar Semakin Cuan
Program Nutrition Fact merupakan bentuk komitmen Telkom dalam berkontribusi pada peningkatan kesadaran konsumen akan makanan yang dikonsumsi dan sebagai bentuk dukungan Telkom untuk UMKM agar dapat senantiasa memperkuat kepercayaan konsumen dan meningkatkan daya saing produknya.***