BUMN menyediakan segala kebutuhan medis yang diperlukan dan mendesak, hingga menyiapkan rumah sakit.
Baca Juga: Pertamina Temukan Sumber Daya Gas Baru di Sulawesi, Siap Dukung Ketahanan Energi Nasional
BUMN telah menjadi salah satu pemain utama dalam situasi darurat untuk memenuhi kebutuhan dasar publik, merestrukturisasi utang, menyediakan layanan, hingga tetap menjaga keseimbangan bisnis.
Bank Dunia menyatakan dengan situasi ini BUMN menghadapi tantangan serius seperti masalah keuangan, pendapatan turun, pembatasan karyawan, bisnis tak berjalan baik, hingga persoalan distribusi.
Pemerintah pun memperkenalkan berbagai langkah dukungan untuk BUMN, termasuk bantuan keuangan melalui pinjaman, suntikan ekuitas, dan subsidi lainnya, terutama terbukti di sektor-sektor seperti penerbangan.
Baca Juga: Digarap Dua Anggota Holding BUMN Danareksa, Bendungan Temef Diresmikan Presiden Jokowi
Pemerintah diminta mengurangi distorsi pasar BUMN melalui peningkatan tata kelola, restrukturisasi, IPO, dan memfasilitasi kolaborasi sektor swasta.
Bank Pembangunan Asia (ADB) dalam laporannya berjudul “Unlocking the Economic and social value of Indonesia’s State-Owned Enterprises" menyebut peran besar BUMN dalam ekonomi Indonesia.
BUMN memainkan peran menonjol yang sudah berlangsung lama dalam perekonomian Indonesia, menyumbang lebih dari 56% PDB sejak 2019.
ADB menyebutkan, BUMN memiliki peran dalam memberikan nilai ekonomi dan nilai sosial. Nilai ekonomi dapat dilihat dari semakin naiknya aset, pendapatan, dan profit BUMN.
Sementara nilai sosial bisa dilihat dari peran BUMN dalam menyediakan barang publik dalam bentuk PSO, juga program sosial lainnya dalam berbagai bidang.***