rilis-bumn

PTP Nonpetikemas Dukung Pembangunan Smelter Grade Alumina, Proyek Strategis Nasional di Terminal Kijing

Sabtu, 5 Oktober 2024 | 07:45 WIB
PTP Nonpetikemas Branch Pontianak kembali menangani bongkar Cargo Curah Kering berupa Bauksit untuk PT Borneo Alumina Indonesia di Terminal Kijing. (DOK.PTP Non Petikemas)

Kabar BUMN - Terminal Kijing, yang pengoperasiannya dilaksanakan oleh PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Non Petikemas) telah berkembang menjadi pusat aktivitas pelabuhan internasional yang strategis di wilayah Kalimantan Barat.

Sejak peresmiannya pada 9 Agustus 2024 oleh Presiden Joko Widodo, pelabuhan  ini mencatat peningkatan signifikan, termasuk lonjakan kunjungan kapal dan arus barang.

Pada Semester I tahun 2024, PTP Nonpetikemas Branch Pontianak mencatatkan kenaikan produksi lebih dari 10,5% dibandingkan periode yang sama di tahun 2023.

Baca Juga: Presiden Joko Widodo Meresmikan Bendungan Temef yang Dikerjakan Waskita Karya

Terminal Kijing juga memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap penyelesaian dan pengoperasian salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) Pembangunan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) milik PT Borneo Alumina Indonesia (PT BAI).

Pengoperasian protek tersebut telah diresmikan Jokowi pada 24 September 2024, dimana seluruh kegiatan logistic berupa bahan baku dan bahan hasil produksi dari SGAR PT BAI tersebut akan melalui Terminal Kijing.

Berkaitan dengan hal tersebutlah PTP Nonpetikemas, anak perusahaan PT Pelindo Multi Terminal bagian dari PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Group terus berbenah diri meningkatkan kemampuannya.

Baca Juga: Minat Jadi Pegawai Magang Copywriter di Perusahaan BUMN? Kirim Lamaran ke Telkom Sebelum Tanggal 18 Oktober 2024

Hal itu dilakukan melalui penambahan peralatan bongkar muat secara bertahap, penambahan sumber daya manusia dan peningkatan kompetensinya, penggunaan Pelindo Terminal Operation System Multipurpose (PTOSM) untuk pelayanan operasional dan melakukan transformasi standar pelayanan operasional.

Saat ini, jumlah peralatan bongkar muat yang dioperasikan oleh PTP Nonpetikemas di Terminal Kijing adalah sebanyak 5 Unit Mobile Crane, 3 Unit Excavator, 2 Unit Wheel Loader, 1 Unit Mobile Conveyor, 2 Unit Forklit, 1 unit mini excavator, 4 unit hopper, 6 unit grabs, dab peralatan pendungkung bongkar muat lainnya.

Peralatan bongkar muat tersebut akan diterus dilakukan penambahan secara bertahap, dimana dalam waktu dekat akan dilakukan penambahan 2 unit Mobile Crane dan 2 Unit Harbour Mobile Crane.

Baca Juga: Mengagumi Keindahan Gunung Merapi dari Tempat-tempat Wisata Terbaiknya di Yogyakarta

Tak hanya itu, dilakukan juga penambahan peralatan pendukung bongkar muatnya sehingga dapat mengakomodir kegiatan SGAR PT BAI dan customer lainnya yang menggunakan Terminal Kijing.

Direktur Utama PTP Non Petikemas Indra Hidayat Sani menuturkan, sebagai operator pelabuhan multipurpose, PTP Nonpetikemas berkomitmen penuh dalam mendukung Proyek Strategis Nasional, termasuk proyek hilirisasi mineral seperti SGAR.

"Keberhasilan injeksi bauksit perdana ini menunjukkan bahwa PTP Nonpetikemas siap mendukung industrialisasi nasional melalui layanan pelabuhan yang andal dan efisien.

Baca Juga: Digarap Dua Anggota Holding BUMN Danareksa, Bendungan Temef Diresmikan Presiden Jokowi

Halaman:

Tags

Terkini