Wakil Direktur I Poltekpar Bali, I Gusti Agung Gede Witarsana menambahkan, “Melalui kegiatan ini, kami berharap para pelaku UMKM pedagang Pantai tidak hanya mendapatkan pengetahuan dan keterampilan baru di bidang perhotelan, pelayanan, dan komunikasi multibahasa, tetapi juga mampu mengaplikasikannya.
Baca Juga: InJourney Aviation Services dan ITDC Siap Sukseskan MotoGP 2024 Mandalika
"Dengan demikian, para pedagang pantai dan pelaku UMKM lainnya dapat meningkatkan kualitas layanannya sehingga sejalan dengan standar pariwisata internasional yang ingin kita capai di The Nusa Dua."
Kegiatan ini diisi dengan beberapa sesi pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan dalam industri pariwisata.
Sesi pertama mencakup materi tentang interaksi pelanggan yang efektif, layanan prima, dan keterampilan bahasa yang diperlukan untuk meningkatkan komunikasi dengan wisatawan internasional, yang disampaikan oleh Drs. I Gusti Ngurah Agung Suprastayasa, M.Ed.
Materi lain yang disampaikan dalam pelatihan ini adalah mengenai Pemahaman Silang Budaya oleh Dra Ni Kade Juli Rastitiati, M.Hum.
Pada sesi kedua yang berlangsung pada tanggal 11 Oktober 2024, peserta diberikan kesempatan untuk melakukan praktik langsung atau role play di bawah bimbingan Made Artajaya, S.Pd., M.Si.
Selain menerima materi pelatihan, para peserta juga diajak untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman dengan para fasilitator dan narasumber.
Baca Juga: ITDC Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat melalui Program Pencegahan Stunting dan Pojok Baca
Hal ini memberikan mereka kesempatan untuk memperluas wawasan dan pengetahuan praktis dalam meningkatkan keterampilan perhotelan UMKM, dengan fokus khusus pada peningkatan layanan dalam berbagai bahasa, termasuk Bahasa Mandarin dan bahasa asing lainnya.
Kegiatan PKM Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan para pelaku UMKM di The Nusa Dua agar mampu memberikan layanan yang lebih baik, selaras dengan standar pariwisata internasional, sekaligus menjaga keberlanjutan ekonomi dan budaya lokal.
Program ini juga bertujuan untuk memperkuat peran UMKM dalam mendukung ekosistem pariwisata The Nusa Dua secara keseluruhan, sehingga mampu memberikan dampak positif bagi pengembangan pariwisata berkelanjutan di Bali.***