rilis-bumn

Percepat Pencapaian Budaya HSSE Generative, Pertamina Drilling Adopsi Digitalisasi Berbasis AI

Sabtu, 12 Oktober 2024 | 18:30 WIB
Direktur Utama Pertamina Drilling Avep Disasmita (kanan) dan Presiden Direktur PT FPT Software Indonesia Nguyen Hoang Tung (kiri) usai tandatangani Memorandum of Understanding (MoU) di Jakarta (11/10) (DOK.PT Pertamina Drilling Services Indonesia)

Kabar BUMN - PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling), afiliasi PT Pertamina Hulu Energi (PHE) selaku Subholding Upstream Pertamina menerapkan digitalisasi berbasis Artificial Intelligence (AI) dalam kegiatan operasionalnya.

Penggunaan digitalisasi berbasis AI dimulai pada pengembangkan sistem monitoring aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) dalam lingkup operasional Pertamina Drilling.

Namun, hal itu tidak terbatas pada Rig, Workshop, Kantor dan Yard baik untuk keperluan pencegahan terjadinya insiden maupun sebagai salah satu tolak ukur keberhasilan implementasi program salam lima jari di Pertamina Drilling.

Baca Juga: ELNUSA Raih Penghargaan Indonesia Annual Report Award (IARA) 2024, Unggulkan Transparansi dan Tata Kelola!

Inovasi ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Kerjasama Proyek Pekerjaan Pengembangan Sistem Teknologi Informasi bersama PT FPT Software Indonesia di Nawasena Room, Millennium Centennial Center, Jakarta.

Pada Jum’at  (11/10), Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita mengatakan, “Digitalisasi berbasis AI dimulai untuk mengembangkan sistem monitoring aspek HSSE dalam operasional Pertamina Drilling."

"Khususnya pada Rig, Workshop, Kantor dan Yard baik untuk keperluan pencegahan terjadinya insiden maupun sebagai salah satu tolok ukur keberhasilan implementasi program salam lima jari di Pertamina Drilling,” lanjutnya.

Baca Juga: IHC Kembali Hadirkan Fasilitas Day Care di Kantor Pusat Pertamina, Dukung Kesejahteraan Anak Pekerja

Sistem monitoring aspek HSSE berbasis AI tersebut diimplementasikan untuk operasional Pertamina Drilling sendiri.

Selain itu, sistem tersebut juga diharapkan dapat diimplementasikan kepada beberapa industri yang membutuhkan sebagai salah satu bentuk revenue stream baru di Pertamina Drilling ke depannya.

Dan mendapatkan kontrak pekerjaan berbasis Artificial Intelligence (AI).

Baca Juga: Sinergi yang Menghasilkan, BULOG dan TNI AD Jaga Budidaya Pertanian dan Jaringan Distribusi Pangan

“Diharapkan manfaat AI ini yaitu untuk pengawasan terhadap pengunjung yang datang, menghitung jumlah personil dan pengunjung, memantau pekerjaan karyawan, menjaga asset perusahaan, dokumen perusahaan, dan meningkatkan keamanan,” sambung Avep.

Pertamina Drilling mendukung untuk percepatan pencapaian budaya HSSE Generative yang diharapkan sudah dapat diimplementasikan di tahun 2025 dengan menerapkan digitalisasi aspek HSSE berbasis AI.

Halaman:

Tags

Terkini