Ia menambahkan, PG Rejo Agung Baru yang memiliki kapasitas produksi 5.219 ribu ton cane per day (TCD) tersebut juga mencatatkan peningkatan produksi tetes pada penutupan giling tahun ini.
Baca Juga: Kembalinya Laguna Penglik, Destinasi Wisata yang Sempat Mati Suri di Sisi Timur Pantai Samas Bantul
Produksi tetes meningkat 18% dibanding tahun sebelumnya, atau naik dari produksi 37 ribu ton di tahun 2023 menjadi 44 ribu ton di tahun 2024.
Tetes merupakan salah satu produk turunan tebu yang dapat digunakan sebagai bahan baku industri makanan-minuman dan kesehatan.
"Capaian positif ini menandai semangat baru menuju 2025. ID FOOD berkomitmen terus mendorong peningkatan produksi gula serta produk turunannya di tahun depan.
"Hal ini untuk mendukung roadmap swasembada gula 2028 yang telah ditetapkan pemerintah,” terangnya.
Ia kemudian membocorkan strategi yang akan dijalankan untuk meningkatkan capaian produksi gula ID FOOD di tahun 2025.
Diantaranya, inovasi dan pemanfaatan smart farming secara komprehensif untuk menggenjot efisiensi dan produktivitas gula.
Baca Juga: IHC Kembali Hadirkan Fasilitas Day Care di Kantor Pusat Pertamina, Dukung Kesejahteraan Anak Pekerja
“Tantangan di depan akan semakin besar, namun dengan ide-ide kreatif dan inovasi teknologi pabrik gula ID FOOD siap bersaing lebih baik lagi dan memberikan layanan terbaik kepada mitra petani tebu rakyat," ujar Sis Apik.***