Ferizy juga mempermudah penumpang untuk mengantisipasi kebijakan pembatasan radius yang berlaku sejak Desember 2023.
Baca Juga: Surganya Wisata Air, Baturraden Punya Banyak Spot Healing yang Menenangkan dan Menyegarkan
Di sekitar pelabuhan, pembelian tiket online tidak lagi bisa dilakukan.
“Kami menyarankan pengguna jasa untuk membeli tiket sejak jauh hari agar tidak terjebak dengan pembatasan radius pembelian di pelabuhan Merak, Bakauheni, Ketapang, dan Gilimanuk,” ujar Shelvy.
Edukasi Anti-Calo
Baca Juga: Tutorial Cara Mengajukan Kartu Kredit Virtual BRI via BRImo, Praktis dan Anti Ribet
ASDP juga terus mengedukasi masyarakat untuk menghindari pembelian tiket melalui calo, yang sering kali menawarkan harga tidak wajar dan tiket yang tidak sah.
“Dengan memanfaatkan Ferizy, penumpang dapat membeli tiket secara resmi dan langsung, menghindari calo, dan menikmati perjalanan tanpa gangguan,” tambah Shelvy.
Sebagai bagian dari kampanye "Say No to Calo," ASDP mengedukasi masyarakat tentang pentingnya membeli tiket dari sumber resmi agar tidak terjebak dalam praktik penipuan oleh oknum calo yang mematok harga tidak masuk akal dan membuat perjalanan tidak nyaman.
Baca Juga: Mau iPhone 15 dari Telkomsel? Yuk Ikut Undi-Undi Hepi Periode Oktober 2024
Pengguna Ferizy Terus Bertambah
Sejak diluncurkan pada tahun 2020, Ferizy telah menunjukkan transformasi layanan penyeberangan ferry menuju digitalisasi.
Jumlah pengguna terus meningkat, dari 438.105 pengguna pada tahun pertama hingga mencapai 2,38 juta pengguna pada Juli 2024.
Baca Juga: Liburan Sehari di Nusa Penida, Bali: Rekomendasi 6 Tempat Wisata Terbaik untuk Dikunjungi
Hal ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kemudahan dan keamanan yang ditawarkan oleh Ferizy.