rilis-bumn

Direksi Bulog Pantau Proses Pembongkaran Kapal di Pelabuhan Tanjung Wangi

Jumat, 18 Oktober 2024 | 06:30 WIB
Direksi Bulog memantau proses pembongkaran kapal di Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi, guna memastikan distribusi beras impor berjalan cepat (Dok. BULOG)

Kabar BUMN - Sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional, Direksi Bulog melakukan pemantauan langsung terhadap aktivitas pembongkaran kapal di Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi.

Fokus utama dari kunjungan ini adalah memperhatikan efisiensi proses bongkar muat beras di berbagai pelabuhan di Indonesia, khususnya beras impor yang berfungsi melengkapi pasokan beras lokal.

Proses bongkar ini dilakukan di pelabuhan terdekat dengan gudang penyimpanan untuk memastikan distribusi yang lebih cepat dan efektif.

Baca Juga: Warga Cikarang Merapat! BUMN PT GDPS Buka Loker untuk Lulusan SMA

Hal ini guna menjaga Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tetap tersedia sepanjang tahun sesuai kebutuhan di berbagai wilayah yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Hari ini kami melakukan monitoring untuk pembongkaran kapal MV. HOANG PHUONG LUCKY sebanyak kurang lebih 6.200 ton," ujar Febby Novita Direktur Bisnis Perum BULOG.

Ia didampingi Sudarsono Hardjosoekarto Direktur Human Capital saat melakukan monitoring di Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi.

Baca Juga: Menghabiskan Waktu Liburan di Lembang, Wajib Mengunjungi 8 Destinasi Wisata Berikut

"Kami ingin memastikan kegiatan tersebut berjalan dengan lancar, jika terdapat kendala maka akan kami selesaikan dengan segera, karena ini menyangkut dengan pemerataan stok yang dimiliki oleh Perum BULOG," tambahnya.

"Efektivitas pembongkaran ini kami lakukan dengan melakukan penyimpanan stok ke gudang-gudang terdekat dari pelabuhan."

"Untuk kapal yang sedang sandar ini akan kami alokasikan untuk memenuhi gudang- gudang Bulog di wilayah Banyuwangi, Situbondo dan Bondowoso, kurang lebih akan kami persiapkan untuk 5-6 komplek pergudangan terdekat," tandasnya.

Baca Juga: Petrokimia Gresik Salurkan Rp75 Juta untuk Bantu Perbaikan Geladak Milik Lima Kelompok Nelayan di Kelurahan Lumpur

Dalam kesempatan monitoring ini, Direksi Perum BULOG meminta penjelasan dari pihak yang terkait dengan bongkar muat di kapal.

Yaitu Perusahaan Jasa Pengurusan Transportasi (PJPT), Perusahaan Bongkar Muat (PBM), Surveyor, agen kapal, Pelindo, dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).

Para pihak terkait ini, di depan rombongan Direksi Bulog menyatakan siap untuk melaksanakan percepatan bongkar muat.

Halaman:

Tags

Terkini