"Kami juga mengerahkan tiga anak perusahaan, yaitu PT PPI, PT Berdikari, dan PT Rajawali Nusindo, sebagai penyedia produk daging dan telur ayam," jelas Sis Apik.
Baca Juga: Siap Melayani Nasabah di Akhir Pekan, BSI Buka 470 Outlet Weekend Banking Selama Oktober 2024
ID FOOD tahun ini turut berkolaborasi dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) dalam mempercepat penyaluran bantuan.
"Kolaborasi ini sangat penting, khususnya untuk mempercepat realisasi program. Dukungan perbankan memainkan peran kunci dalam keberhasilan ini," tambahnya.
Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi para pihak yang terlibat, ID FOOD bersama Badan Pangan Nasional dan BTN mengadakan Appreciation Night di mana penghargaan diberikan kepada provinsi, pemasok terbaik, perwakilan KRS, serta Public Service Obligation (PSO) Hero.
PT Pos Indonesia dan PT BGR Logistik Indonesia menerima penghargaan sebagai transporter terbaik, sementara Pinsar dan KPUN sebagai asosiasi yang berperan penting.
"Kami ingin mengajak masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk bergandengan tangan dalam memerangi stunting di Indonesia."
"ID FOOD siap terus berkontribusi mendukung pemerintah dalam tugas ini demi generasi penerus yang lebih baik," ujar Sis Apik.
Sementara itu, Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional, Sarwo Edhy, turut memberikan apresiasi terhadap kolaborasi yang terjalin.
Ia menyebut bahwa peran perbankan dalam pendanaan memberikan dampak signifikan bagi pelaksanaan program ini.
“Langkah ini menjaga ketahanan pangan dan gizi masyarakat, terutama untuk keluarga risiko stunting, serta memperkuat stabilitas pangan,” jelasnya.
Program ini, menurut Sarwo, memiliki potensi besar untuk diperluas dan dikembangkan, terutama dalam kolaborasi lintas sektor yang mencakup pendanaan, regulasi, hingga produksi.