rilis-bumn

DAMRI Hadirkan Solusi Transportasi Bagi Pelajar OAP di Papua Selatan

Jumat, 18 Oktober 2024 | 13:30 WIB
DAMRI dukung pendidikan di Papua Selatan dengan layanan bus sekolah untuk anak OAP, membantu akses ke sekolah di Merauke dengan 13 unit bus. (Dok. DAMRI)

Kabar BUMN – DAMRI melalui Cabang Merauke telah memberikan kontribusi besar dalam dunia pendidikan dengan menyediakan layanan bus sekolah untuk para pelajar di Distrik Rawa Biru dan Distrik Kurik.

Mulai bulan ini, program ini diluncurkan untuk membantu anak-anak Orang Asli Papua (OAP) dalam menuntut ilmu.

Arief Hermanto, General Manager DAMRI Cabang Merauke, menegaskan bahwa DAMRI sepenuhnya mendukung pendidikan di Tanah Papua Selatan.

Baca Juga: Transaksi di PLN Mobile Semakin Mudah, Hemat, dan Aman, PLN Tegaskan Kepuasan Pelanggan

Dengan menyediakan 13 bus eks PON, DAMRI berkomitmen mengantar dan menjemput siswa di berbagai sekolah di Kabupaten Merauke, baik di dalam kota dengan 10 bus, maupun di luar kota dengan 3 bus.

Inisiatif ini diharapkan dapat memperkenalkan DAMRI lebih luas kepada masyarakat setempat.

"Saya sangat senang pada program yang dibuat oleh Pemerintah Provinsi Papua Selatan, dalam hal ini Dinas Perhubungan Papua Selatan yang sudah mempercayai DAMRI."

Baca Juga: Penyesuaian Tarif Tol Terpeka Berlaku 17 Oktober 2024, Diskon Bertahap Sebagai Bentuk Apresiasi Pengguna

"Untuk ikut menyukseskan program pemerintah Provinsi Papua Selatan mencerdaskan putera puteri terbaik di Tanah Papua Selatan ini," ungkap Arief.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perhubungan Papua Selatan yang mewakili Pj. Gubernur Papua Selatan juga memberikan apresiasi tinggi.

Ia berharap dengan adanya program ini, kerjasama antara pemerintah dan BUMN semakin meningkat dalam membangun Papua Selatan.

Baca Juga: Terobosan Baru! Livin' by Mandiri Integrasikan Mobile Banking dan Investasi Saham dalam Satu Aplikasi

“Terima kasih banyak untuk DAMRI yang telah memberikan dukungan untuk terealisasinya program ini."

"Mereka sangat terbantu dengan hadirnya bus sekolah ini, karena rata-rata tempat tinggal mereka sangat jauh dari sekolah dan ada yang harus berjalan kaki sekian kilometer."

Halaman:

Tags

Terkini