rilis-bumn

Telkom Digistar Class 2024 Sukses Digelar, 500 Mahasiswa Antusias Ikuti Program Pengembangan Hard dan Soft Skill

Senin, 21 Oktober 2024 | 17:30 WIB
Telkom sukses selenggarakan Digistar Class 2024. (Dok. Telkom)

Kabar BUMN – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk sukses menggelar program Digistar Class 2024.

Ini merupakan program mentoring yang dirancang untuk mengembangkan kompetensi sekaligus membekali peserta dari kalangan mahasiswa agar memiliki hard skill dan soft skill yang dibutuhkan di dunia kerja.

Dari total 12.176 pendaftar, ada sebanyak 500 orang yang dipilih sebagai peserta Digistar Class 2024.

Baca Juga: Telkom Sukses Dukung Kelancaran Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Periode 2024 - 2029

Melalui program tersebut, mereka mengikuti pembekalan intensif selama dua bulan dari 100 orang mentor Top Talent TelkomGroup.

Program Digistar Class merupakan inisiatif sekaligus program Employer Branding Telkom untuk mempersiapkan dan menarik talenta terbaik yang dibutuhkan dalam rangka mendukung langkah transformasi perusahaan.

Telkom membentuk dan membina talenta digital masa depan agar siap menjajaki dunia kerja, sekaligus menutup gap antara jumlah talenta digital dengan kebutuhan industri.

Baca Juga: Telkom Gelar Indonesia Digital Learning for Great Teacher, Dukung Sertifikasi 550 Guru SD-SMP Kabupaten Subang

Hal ini juga wujud implementasi prinsip ESG (Environmental, Social & Governance) perusahaan, khususnya aspek sosial melalui pengelolaan sumber daya manusia, demi mendukung keberlanjutan perusahaan dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Direktur Digital Business Telkom Muhamad Fajrin Rasyid dalam agenda Graduation Day Digistar Class mengatakan bahwa saat ini teknologi hadir untuk menciptakan inovasi dan peluang baru.

“Saat ini teknologi digital tidak hanya berbicara tentang efisiensi dan automasi tapi juga melahirkan inovasi.

Baca Juga: BUMN Learning Festival 2024 Nobatkan Telkom Sebagai The Most Outstanding BUMN Learning

“Menciptakan peluang baru di mana bisnis dan produk yang sebelumnya tidak ada menjadi ada,” katanya.

Dalam paparannya, Fajrin memberikan pemahaman terkait menciptakan inovasi dan membangun startup. 

Halaman:

Tags

Terkini