“Alhamdulillah, Proyek Bendungan Kering Ciawi yang telah dituntaskan Brantas Abipraya ini diakui atas kontribusinya dalam menciptakan infrastruktur air yang berkelanjutan, serta mendukung Program SDGs,” ujar Sugeng Rochadi, Direktur Utama Brantas Abipraya.
Baca Juga: Optimis Tepat Waktu, Brantas Abipraya Targetkan Tol IKN Seksi 6B Selesai Juni 2025
Sejalan dengan program SDGs, Brantas Abipraya senantiasa berupaya mewujudkan tujuan program ini, diantaranya yaitu kehidupan sehat dan sejahtera, air bersih dan sanitasi layak, dan penanganan perubahan iklim melalui pembangunan Bendungan Kering Ciawi.
Bendungan yang telah diresmikan oleh Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo pada tahun 2022 ini mampu mengendalikan banjir di 12 kelurahan di Jakarta.
Bendungan Ciawi terletak di Desa Cipayung, Desa Gadog, dan Desa Sukakarya di wilayah Kecamatan Megamendung serta Desa Kopo di wilayah Kecamatan Cisarua, Bogor, Jawa Barat.
Baca Juga: Pembangunan Hunian ASN 4 di IKN Antarkan Brantas Abipraya Pecahkan Dua Rekor MURI, Menyala!
Bendungan Ciawi memiliki kemampuan untuk menampung air dengan volume hingga 6 juta meter kubik.
Adapun luas genangan bendungan yakni sekitar 39,40 hektar, bangunan Bendungan Ciawi didesain untuk mengurangi debit banjir yang masuk ke Jakarta.
Rampungnya pembangunan Bendungan Ciawi diharapkan akan mereduksi banjir sebesar 111,75 meter kubik per detik.
Baca Juga: Brantas Abipraya Gerak Cepat Dukung Konektivitas di IKN, Targetkan Bandara VVIP Tuntas Akhir Tahun
Bendungan ini diharapkan mampu menahan aliran air dari Gunung Gede dan Gunung Pangrango sebelum sampai ke Bendung Katulampa yang kemudian mengalir ke Sungai Ciliwung.
“Bendungan Ciawi ini merupakan bendungan kering pertama di indonesia, bendungan ini berbeda dari bendungan pada umumnya.
"Jika biasanya setelah beroperasi bendungan akan menampung air dan membentuk danau dibagian hulu, untuk Bendungan Ciawi nantinya air hanya akan sekedar lewat,” kata Dian Sovana, Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya.
Ditambahkannya lagi, ketika kondisi biasa, tidak banjir, maka air juga mengalir saja biasa.