Exit meeting yang digelar pada September 2024 menandai selesainya proses evaluasi, dihadiri oleh berbagai perwakilan dari Telkom dan BPKP.
Baca Juga: Teknologi PreciX Bantu Dorong Swasembada Pangan Lewat Pertanian Presisi
Termasuk Direktur Pengawasan Badan Usaha Konektivitas, Pariwisata, Kawasan Industri, dan Perumahan BPKP Yunaedi serta Koordinator Pengawasan Kawasan Industri dan Perumahan BPKP Joko Sutrisno.
Proses ini memastikan Telkom mampu terus meningkatkan transparansi serta akuntabilitas dalam praktik keberlanjutannya.
Sebagai pengawas di bawah presiden, BPKP memainkan peran kunci dalam memastikan bahwa perusahaan milik negara seperti Telkom dapat meningkatkan tata kelola keberlanjutan melalui identifikasi dan pemanfaatan peluang perbaikan di berbagai aspek.
Penilaian ESG oleh BPKP ini memberi arah baru bagi Telkom untuk terus mengoptimalkan dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat.
“Kami percaya bahwa penerapan ESG yang baik tidak hanya meningkatkan nilai perusahaan, tetapi juga memberikan dampak yang lebih luas bagi pembangunan berkelanjutan di Indonesia."
"Kami akan terus memperkuat inisiatif dan melakukan perbaikan dalam penerapan praktik keberlanjutan di setiap lini bisnis perusahaan,” tambah VP Sustainability Telkom, Gunawan Wasisto.***