rilis-bumn

PEP DMF Raih Penghargaan Internasional WSO 2024, Bukti Komitmen Utamakan Keselamatan Kerja Melalui Program TABE

Selasa, 29 Oktober 2024 | 06:45 WIB
PEP DMF raih penghargaan internasional WSO 2024 berkat komitmen utamakan keselamatan kerja melalui program TABE. (Dok. PEP DMF)

Kabar BUMN – Pertamina EP Donggi Matindok Field, bagian dari Zona 13 Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina, sukses meraih penghargaan internasional Concerned Company/Corporation Award 2024 dari World Safety Organization (WSO).

Penghargaan ini menjadi bukti komitmen PEP DMF dalam mengutamakan keselamatan pekerja melalui program TABE (Telaah, Antisipasi, Bekerja dan Evaluasi).

Sejak beroperasi pada 2017 hingga 21 Oktober 2024, kumulatif jam kerja selamat PEP Donggi Matindok Field mencapai 11.078.070.

Baca Juga: Pertama dalam Sejarah! PEP Adera Field Cetak Rekor Produksi Minyak Harian Tertinggi di Tahun 2024

Sebagai informasi, WSO merupakan organisasi internasional yang memberikan insentif dan dukungan untuk memastikan keselamatan kerja.

Organisasi ini juga mendorong organisasi besar di negara-negara yang sangat maju untuk berbagi keahlian dan kekayaan pengetahuan melalui forum seperti konferensi, simposium, dan kongres internasional.

WSO juga mendukung aktivitas organisasi profesional nasional dan internasional lainnya dalam upaya mereka untuk melindungi orang, properti, sumber daya, dan lingkungan.

Baca Juga: Produksi Energi Nasional Meningkat, PEP Prabumulih Field Raih Keberhasilan dari Sumur GNK-102 dan GNK-103

General Manager Zona 13 Andry mengatakan penghargaan ini menjadi wujud nyata dari komitmen Zona 13 dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi semua karyawan dan mitra kerja.

Meski demikian, lanjut Andry, mewujudkan keselamatan kerja adalah perjalanan yang tidak boleh berhenti.

“Pencapaian ini bukanlah garansi kepastian keselamatan kerja kedepannya.

Baca Juga: Program Ekoriparian Sungai Hitam Lestari dari PEP Sangasanga Field Sukses Melestarikan Lingkungan dan Berdayakan Masyarakat Samboja

"Kita harus tetap waspada dan melakukan perbaikan berkelanjutan, karena keselamatan kerja adalah yang utama dalam menjalankan kegiatan operasi hulu migas sehari-hari. Inilah yang kami upayakan melalui TABE,” tutur Andry.

TABE merupakan kearifan lokal dari Zona 13 yang bertujuan untuk membangun budaya HSSE dalam sikap, norma, dan persepsi pekerja terhadap keselamatan kerja dalam suatu aktivitas pekerjaan, mulai dari persiapan, pelaksanaan sampai evaluasi.

Halaman:

Tags

Terkini