Bantuan ini mencerminkan komitmen PHE OSES dalam memberdayakan masyarakat pesisir dan meningkatkan kesejahteraan nelayan.
Baca Juga: 6 Langkah Bagi Orang Introvert Agar bisa Solo Traveling dengan Nyaman
“Pemberian bantuan ini adalah wujud nyata komitmen kami untuk mendukung kesejahteraan nelayan dan memastikan mereka memiliki akses ke alat-alat yang diperlukan untuk menunjang pekerjaan sehari-hari.
Peralatan ini memungkinkan perbaikan yang lebih cepat, menghemat biaya operasional, dan meningkatkan keandalan kapal nelayan saat melaut,” kata Indra.
PHE OSES juga memberi perhatian khusus pada dukungan berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.
Baca Juga: Mulai Kuartal IV-2024, Pertamina East Natuna Lakukan Survei Seismik 3D di Perairan Laut Natuna
“Kami juga memberikan pelatihan agar nelayan memiliki keterampilan yang diperlukan untuk memaksimalkan penggunaan alat-alat ini."
"Kami percaya melalui langkah ini, kami dapat berkontribusi pada peningkatan taraf hidup dan produktivitas para nelayan,” imbuh Indra.
Pada akhir September lalu, PHE OSES bersama Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Lampung Timur mengadakan pelatihan selama tiga hari untuk 14 nelayan di Kecamatan Labuhan Maringgai.
Baca Juga: Rasakan Adrenalin dan Keseruan River Tubing di Kawasan Mata Air Cokro, Klaten
Materi yang disampaikan meliputi teknik las listrik, pembuatan jangkar, dan pembuatan kemudi kapal. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Nur Ali, Ketua HNSI, dan Dwi Giyarti, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Lampung Timur.
Camat Labuhan Maringgai, Hendri Gunawan, turut mengapresiasi bantuan yang diberikan PHE OSES.
“Atas nama pemerintah daerah, saya mengucapkan terima kasih kepada PHE OSES untuk bantuan peralatan dan pelatihan. Ini tentunya akan memberikan manfaat yang maksimal kepada para nelayan,” ujarnya.
Baca Juga: KAI Logistik Ajak Pelaku Usaha Manfaatkan Moda KA untuk Mendorong Green Logistics
Ujang, salah seorang nelayan, juga merasakan dampak positif dari bantuan ini.