Posisi kas dan setara kas tercatat sebesar Rp2,6 triliun, atau naik 40% dibandingkan Rp1,8 triliun pada tahun sebelumnya.
Realisasi belanja modal (Capex) juga berjalan sesuai target, mencapai Rp302 miliar hingga september 2024, atau 57% dari target Rp526 miliar untuk tahun ini.
Investasi capex diarahkan pada berbagai sektor, termasuk Geophone, Mobile Welltest & Wireline Cable di layanan hulu, kendaraan tangki BBM untuk mendukung layanan distribusi energi serta dredging barge untuk support bisnis hulu.
“Kami optimis dapat terus mempertahankan kinerja positif hingga akhir tahun 2024 dengan memperkuat strategi bisnis dan berfokus pada inovasi serta kolaborasi,” tutup Bachtiar.
Baca Juga: InJourney Raih Penghargaan Best Business Transformation 2024 dari SWA
Dengan momentum positif ini, Elnusa berkomitmen untuk terus memaksimalkan potensi SDM dan teknologi serta pengalokasian belanja modal yang tepat guna untuk menghadapi tantangan industri yang dinamis dan kompleks.
Elnusa berharap langkah ini tidak hanya memperkuat posisinya di industri energi tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi perekonomian Indonesia.***