Dalam kunjungan ke ExxonMobil, Pertamina mengamati pengembangan solusi CCS/CCUS melalui Denbury Inc., perusahaan yang berpengalaman dalam teknologi CCS/CCUS dan peningkatan pemulihan minyak.
Pertamina juga mengadakan sesi berbagi pengalaman di Drilling Support Center dan Pipeline Control Center milik Chevron, serta menghadiri sesi pengetahuan di kantor Occidental Petroleum (Oxy) yang fokus pada teknologi net-zero fuel solution.
Selanjutnya, delegasi Pertamina mengunjungi Rice University’s Baker Institute for Public Policy dan The Center for Carbon Management in Energy (CCME) dari University of Houston.
Retno Setianingsih, Senior Energy Program Specialist dari USAID/Indonesia, menyatakan bahwa Amerika Serikat mendukung Indonesia dalam memperluas akses energi yang handal dan adil demi kemajuan pembangunan berkelanjutan dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
“Sebagai bagian dari komitmen ini, USAID telah memberikan pendampingan teknis untuk membantu Indonesia bertransisi menuju ekonomi rendah karbon," ujar Retno.
Salah satu peserta dari Pertamina, Stella Octaviani Bustan, Sr Expert Investor Relations, mengungkapkan bahwa kegiatan ini telah memperkaya wawasan dan keahlian Pertamina dalam penerapan CCUS.
“Upaya mencapai keberlanjutan memerlukan kerja sama dengan banyak pihak, dan kami sangat berterima kasih kepada USAID atas dukungan dan kerja sama yang sangat membantu kami mewujudkan transisi energi dengan menerapkan solusi rendah karbon dan mencapai tujuan keberlanjutan yang lebih luas," ucap Stella.***