Kabar BUMN - Holding Pangan ID FOOD melalui anak perusahaannya PT Rajawali Nusindo menerima penghargaan atas kontribusinya dalam upaya percepatan penurunan stunting di provinsi Banten dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).
Penghargaan diserahkan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji, didampingi Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka.
SEVP Purchasing & Market Development PT Rajawali Nusindo (Nusindo) Tubagus Muklis mengatakan, penghargaan diberikan atas prestasi dan komitmen Nusindo dalam program pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana.
Baca Juga: Rajawali Nusindo Pertahankan Standar dengan Sertifikasi ISO 9001:2015
Selain itu, Nusindo dinilai berkontribusi dalam upaya percepatan penurunan stunting dan mewujudkan keluarga berkualitas menuju Indonesia Emas tahun 2045.
"Penghargaan ini wujud komitmen Nusindo mendukung program pemerintah dalam intervensi penurunan stunting serta penguatan program Keluarga Berencana," kata Muklis.
Adapun, ID FOOD telah melakukan penyaluran bantuan pangan penanganan stunting di provinsi Banten dalam dua tahun terakhir, yaitu pada tahun 2023 dan tahun 2024.
Baca Juga: Rajawali Nusindo Jajaki Peluang Kerja Sama Perdagangan Pangan dan Non-Pangan dengan Papua Nugini
“Pada tahun 2024 ID FOOD melalui Nusindo menyalurkan 552 ribu paket bantuan penanganan stunting berupa telur ayam dan daging ayam kepada 92 ribu Keluarga Risiko Stunting (KRS) di provinsi Banten. Jumlah tersebut telah disalurkan 100 persen,” ujarnya.
Penyaluran di provinsi Banten dilakukan di 8 kabupaten/kota yang terdiri dari Kota Cilegon dengan penerima sebanyak 4 ribu KRS, Kota Serang 6 ribu KRS, Kabupaten Lebak 13 ribu KRS, Kabupaten Pandeglang 19 ribu KRS.
Kemudian Kabupaten Serang 12 ribu KRS, Kota Tangerang 10 ribu KRS, Kota Tangerang Selatan 7 ribu KRS, dan Kabupaten Tangerang 21 ribu KRS.
Baca Juga: Rajawali Nusindo Pastikan Distribusi 438 Ribu Paket Bantuan Stunting di NTT Rampung Awal Oktober
Penghargaan ini, menurut Menteri Wihaji, diserahkan kepada Kabupaten/Kota dan fasilitas kesehatan yang aktif berperan dalam pelayanan KB terintegrasi di Provinsi Banten, serta mitra kerja yang mendukung program ini di lingkungan perusahaan.
Ia meminta daerah memperkuat percepatan penurunan stunting dan berharap angka stunting dapat ditekan secara signifikan untuk mendukung generasi masa depan Indonesia yang lebih sehat dan produktif.