rilis-bumn

Bio Farma Semakin Maju di Kancah Distribusi Vaksin Global, Erick Thohir: Kita Harus Bekerja Lebih Keras!

Sabtu, 2 November 2024 | 06:00 WIB
Bio Farma semakin berperan penting dalam distribusi vaksin global. Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan komitmennya untuk terus mendukung inovasi dan peningkatan kapasitas Bio Farma. (Dok. Kementerian BUMN)

Erick juga menyebut bahwa Bio Farma telah memperoleh persetujuan WHO untuk 20 produk vaksinnya sejak tahun 1997.

Baca Juga: Hadiri KAI Expo 2024, Dapatkan Diskon Tiket Kereta Api hingga 70%

Dengan kapasitas produksi 3,1 miliar dosis, Bio Farma masuk dalam jajaran tujuh pemasok terbesar WHO berdasarkan volume.

Tahun lalu, nilai ekspor Bio Farma mencapai Rp2,9 triliun dengan distribusi sekitar dua miliar dosis secara global, menunjukkan peningkatan 80 persen dalam dua tahun terakhir.

"Pencapaian ini sangat signifikan dan menjadi bukti kapasitas Bio Farma dalam mendukung kesehatan global," ujar Erick.

Baca Juga: Menjelajahi Sanur, Rekomendasi Tempat-tempat Wisata yang Wajib Dikunjungi Saat ke Bali

Lebih lanjut, Erick mengapresiasi peran besar Bio Farma dalam mendukung lembaga internasional seperti UNICEF dan PAHO, serta proyek transfer teknologi di Ghana untuk memperkuat produksi vaksin di Afrika.

"Ini langkah penting untuk memperkuat ketahanan kesehatan global, terutama di negara berkembang," ungkapnya.

Di samping distribusi vaksin, Bio Farma juga aktif dalam mengembangkan produk baru.

Baca Juga: Ada Lagi Loker BUMN dari PT SUCOFINDO, Tersedia 2 Posisi di Kantor Cabang Cilegon

Proyek-proyek unggulan di antaranya Vaksin Konjugat Tifoid dengan IVI Korea Selatan, Vaksin Rotavirus bersama Murdoch Children Research Institute Australia, dan Vaksin Hexavalen dengan Sinovac Tiongkok.

"Inovasi ini menjadi bukti nyata bahwa Bio Farma berkomitmen pada kemandirian kesehatan di kawasan," tambah Erick.

Selama pandemi Covid-19, Bio Farma menunjukkan peran strategisnya dengan menyediakan produk diagnostik dan mengembangkan Vaksin IndoVac, hasil kerja sama dengan Baylor College of Medicine.

Baca Juga: BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Halal Bagi UMKM, Upaya Memberikan Keyakinan pada Konsumen

"Bio Farma bergerak proaktif dalam menghadapi pandemi, menjaga pasokan hingga memastikan kualitas distribusi dengan teknologi Medtrack," jelas Erick.

Halaman:

Tags

Terkini