Adapun POD memiliki sifat yang lebih stabil, lebih sedikit mengandung kontaminan, sehingga Diesel yang dihasilkan dari POD dapat memberikan pembakaran yang lebih efisien dan dapat mengurangi emisi.
Baca Juga: Permata Hijau Pesisir: Upaya KPI Atasi Perubahan Iklim dan Mendukung Dekarbonisasi Indonesia
Selain meraih “Silver Medal”, penghargaan ini juga meraih “Special Award” dari Negara Thailand yaitu "National Research Council of Thailand Special Award".
Sementara, Kilang Dumai juga berhasil meraih “Silver Medal” untuk inovasi dengan judul “Realizing PT KPI’s Profitability & Sustainability Strategy related to Crude Intake & Selection Through Operation Model Engineering and Super Heavy Crude Management in Refinery Dumai”.
Melalui inovasi ini, Kilang Dumai ciptakan value creation setara 265 juta USD melalui inovasi rekayasa proses dan manajemen bahan baku kilang dan menghasilkan valuable product baru yaitu Low Sulphur Marine Fuel Oil.
Baca Juga: Berhasil Atasi Kejadian di Kilang Balikpapan, KPI dan Tim Fokus pada Upaya Pendinginan
Atas inovasi tersebut, Kilang Dumai meraih “Special Award” dari negara Taiwan yaitu "World Invention Intellectual Property Association Special Award".
Direktur Sumber Daya Manusia & Penunjang Bisnis KPI, Tenny Elfrida menyampaikan bahwa sebelum bersaing di kancah global, para inovator-inovator KPI tersebut sebelumnya telah melalui proses seleksi yang ketat di tingkat korporat hingga nasional.
“Budaya continuous learning merupakan hal yang fundamental di KPI untuk menunjang profitabilitas dan keberlanjutan perusahaan.
Baca Juga: Dukungan KPI untuk Pendidikan Indonesia, Wujudkan Merdeka Belajar di Timur Indonesia
"Ke depannya KPI akan senantiasa mendukung implementasi inovasi di unit-unit operasi kilang,” tegas Tenny.
Adapun inovator tersebut berasal dari gugus-gugus perwakilan kilang yang tergabung dalam grup “FT PROVE PERFOAMANCE” (Kilang Balikpapan), “PC PROVE MINION” (Kilang Dumai), dan “PC PROVE JEKPOD” (Kilang Balikpapan).
Pada kesempatan lainnya, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso mengemukakan bahwa Pertamina terus mendorong hadirnya inovasi dan terobosan bisnis di seluruh lini bisnis Perusahaan, agar mampu menjawab tantangan di masa depan.
Baca Juga: Perkuat Posisi KPI di Industri Petrokimia, Kilang Balikpapan Bersiap Produksi Propylene
"Penghargaan ini menunjukkan adanya pengakuan atas inovasi bisnis Pertamina dan tentu saja akan menjadi motivasi untuk melahirkan inovasi-inovasi berikutnya," pungkas Fadjar.