rilis-bumn

Perkuat Energi Hijau di Tanah Air, PLN Dorong Kolaborasi Global di COP29

Minggu, 10 November 2024 | 09:30 WIB
PLTS yang berdiri di atas lahan 80 hektare di IKN, proyek kolaborasi yang berhasil dibawa PLN dari COP28 di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) tahun lalu. (Dok. PLN)

Kabar BUMN - PT PLN (Persero) akan menghadiri Konferensi United Nations Framework Convention on Climate Change ke-29 (COP29) yang digelar di Baku, Azerbaijan pada 11 - 22 November 2024.

Kesempatan tersebut akan digunakan PLN untuk memaparkan upaya dan langkah nyata yang telah ditempuh dalam meningkatkan bauran energi nasional dan mendukung transisi energi yang berkelanjutan di Indonesia.

Menurut penjelasan Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, Presiden Prabowo Subianto memberi tugas penting kepada PLN untuk mencapai swasembada energi.

Baca Juga: Gandeng 6 Startup Terkemuka, PLN Siap Bangun Ekosistem Energi Hijau

Menanggapi hal tersebut, PLN kembali menegaskan komitmennya untuk menyediakan energi hijau yang efisien dan terjangkau, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8%.

"Komitmen ini mencerminkan ambisi Indonesia dalam menciptakan keseimbangan antara kemajuan ekonomi dan kelestarian lingkungan melalui transformasi energi," kata Darmawan.

Darmawan menyatakan pentingnya sinergi dan kolaborasi dalam bidang investasi, teknologi, dan regulasi untuk mempercepat pengembangan energi terbarukan di Indonesia.

Baca Juga: One Stop EV Charging Station Telah Hadir di Kota Bandung, Infrastruktur dari PLN untuk Dukung Green Tourism

Menurut Darmawan, pembangunan energi terbarukan akan memaksimalkan potensi energi dalam negeri, mendukung pengembangan industri hilir, serta membuka lebih banyak lapangan kerja.

“PLN terus berkomitmen untuk memperkuat kapasitas nasional dalam menciptakan lapangan pekerjaan, mengentaskan kemiskinan, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

"Dengan sinergi yang kuat, kami optimistis bahwa Indonesia dapat menjadi pemimpin dalam transisi energi bersih di kawasan ini,” kata Darmawan.

Baca Juga: PLN Siap Dukung Kolaborasi BUMN dan Badan Gizi untuk Akselerasi Swasembada Pangan RI

Saat ini PLN telah berkomitmen melakukan penambahan kapasitas pembangkit 75% berbasis energi baru terbarukan (EBT) di tahun 2040.

Untuk bisa mengakselerasi target ini, PLN perlu membangun jaringan transmisi yang mampu menghubungkan sumber energi bersih yang terletak jauh dari pusat demand saat ini.

Halaman:

Tags

Terkini