rilis-bumn

Tujuh Tahun Berkarya, Kilang Pertamina Internasional Berikan 7 Kado untuk Ketahanan Energi Indonesia

Kamis, 14 November 2024 | 14:30 WIB
Berikut 7 kado Kilang Pertamina Internasional (KPI) untuk ketahanan energi Indonesia. (DOK.KPI)

“Salah satunya di Kilang Cilacap yang saat ini tengah memasuki studi pengembangan tahap ke-2. Di tahap 1, Kilang Cilacap telah memiliki kilang hijau dengan kapasitas greenfuel sebesar 3000 barrel.

Baca Juga: Cimahi Punya Wisata Alam Memukau, Ini 5 Rekomendasinya

"Melalui kilang tersebut telah dapat diproduksi produk Pertamina Renewable Diesel serta produk Pertamina Sustainable Aviation Fuel. Di tahap-2, akan dilakukan pembangunan unit kilang hijau baru dengan kapasitas pengolahan greenfuel sebesar 6000 barrel,” jelas Hermansyah.

Kado berikutnya dari KPI adalah segera diproduksinya bioavtur yang memenuhi persyaratan sertifikasi ISCC (Sustainable Aviation Fuel). Sertifikasi ini membuktikan terpenuhinya persyaratan internasional terkait sustainability produk tersebut.

Untuk mendapatkan sertifikat tersebut, digunakan bahan baku Used Cooking Oil (UCO). Saat ini KPI melalui Kilang Cilacap telah mampu memproduksi bio avtur dengan komponen bahan baku inti sawit.

Baca Juga: COP29: PLN Dukung Pertumbuhan Ekonomi Indonesia melalui Swasembada Energi Berkelanjutan

Sementara dari aspek Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL), di tahun 2024 KPI catat penyaluran bantuan sebesar 16,5 milyar rupiah.

“Tentunya prinsip program TJSL kami tidak hanya mengedepankan angka, namun menimbulkan kemandirian bagi para penerima manfaat. Program-program TJSL kami telah mendapat rekognisi nasional seperti PROPER maupun global seperti SDGs Award,” ujar Hermansyah.

Selaras dengan TJSL, Employee Volunteerism dan aksi sosial pekerja terus ditingkatkan untuk maknai HUT dari tahun ke tahun.

Baca Juga: Rekomendasi Buku dengan Setting Eropa, Literasi Menghibur Buat yang Belum Bisa Liburan ke Eropa

“Salah satu gerakan Employee Volunteerism kami "Green Journey Challenge" sukses galang 178 juta rupiah dan akan disalurkan ke Yayasan CarbonEthics Indonesia, dan dana akan digunakan untuk penanaman 2000 pohon Mangrove di Indramayu. Selain itu, banyak rangkaian acara charity lain yang diinisiasi pekerja dalam rangkaian HUT ke-7,” jelas Hermansyah.

Yang tidak kalah penting adalah komitmen KPI untuk menjaga kinerja aman hingga 614.086.116 jam di bulan Oktober 2024.

“Kondusivitas kilang berbasis aspek HSSE mutlak dibutuhkan untuk memastikan keandalan perusahaan mengolah dan memproduksi produk berkualitas,” pungkas Hermansyah.

Baca Juga: DEFEND ID dan KPK RI Tingkatkan Budaya Integritas Melalui Sosialisasi Anti Gratifikasi di PT DAHANA

Genjot Kinerja Kilang

Halaman:

Tags

Terkini