rilis-bumn

Tujuh Tahun Berkarya, Kilang Pertamina Internasional Berikan 7 Kado untuk Ketahanan Energi Indonesia

Kamis, 14 November 2024 | 14:30 WIB
Berikut 7 kado Kilang Pertamina Internasional (KPI) untuk ketahanan energi Indonesia. (DOK.KPI)

Selain kontribusi sosio ekonomi bagi sekitar, KPI terus memperkuat kinerja kilang, sejalan dengan peran strategis KPI menjaga ketahanan industri migas dan petrokimia nasional.

Salah satu indikator yang utama adalah yield total product dimana tutup kwartal ke-3 2024, KPI berhasil menyokong ketahanan energi negeri dengan memaksimalkan produksi 251,5 juta barrel produk BBM, Non-BBM dan produk lainnya.

Baca Juga: 6 Perlengkapan Kamping yang Perlu Dimiliki Pemula Jika Malas Harus Menyewa

“Kualitas produk yang dihasilkan senantiasa ditingkatkan hingga berstandar Euro V serta rendah sulfur,” jelas Hermansyah.

Refining Resilience

Di tahun ke-7 berdirinya, KPI mengangkat tema ‘Refining Resilience’ yang mencerminkan kapabilitas KPI untuk mengolah sumber daya energi guna menciptakan profitabilitas kilang di tengah-tengah tantangan trilemma energi yang ada.

Baca Juga: Saksikan Keajaiban Budaya di Museum Sonobudoyo, Pergelaran Wayang Orang Spesial November 2024

Adapun trilemma energi merupakan tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan energi, yang mencakup tiga isu utama: Ketahanan Energi (Energy Security), Ekuitas/Keterjangkauan Energi (Energy Equity/Affordability), dan Keberlanjutan (Sustainability).

KPI akan terus menjaga komitmen perusahaan untuk bertumbuh menjadi perusahaan yang berorientasi pada laba dengan menjalankan bisnis yang sustainable serta berwawasan lingkungan, imbuh Hermansyah.

Senada dengan itu, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso mengatakan bahwa kinerja KPI sebagai Subholding R&P Pertamina terus tumbuh dan telah berkontribusi bagi kinerja Holding.

Baca Juga: GDPS Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan Min. SMK, Bekerja Pola Shift di Bandara Soekarno-Hatta

"KPI mampu membuktikan bahwa bisnis pengolahan Pertamina profitable dan menjadi kontributor signifikan bagi kinerja Perseroan,"tandas Fadjar.***

Halaman:

Tags

Terkini