Di Universitas Mulawarman, PGTC diwarnai dengan berbagai kegiatan menarik. Salah satunya adalah sesi Energizing Talks.
Sesi ini membahas isu “Mendorong Masa Depan Indonesia: Memaksimalkan Transmisi untuk Dampak Besar” dan “Meningkatkan Potensi untuk Dampak Keberlanjutan.”
Selain itu, terdapat pameran dari berbagai lini usaha Pertamina yang memamerkan bisnis energi terbaru serta Collaboration Center sebagai pusat informasi terkait program tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL), sumber daya manusia, dan UMKM binaan Pertamina.
Hasan Nasbi, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan yang menjadi narasumber pada talkshow, menyampaikan bahwa program PGTC ini berfungsi sebagai sarana edukasi mengenai ketahanan energi dan transisi energi.
Baca Juga: Rekomendasi 7 Wisata Alam di Subang, Jawa Barat untuk Menghabiskan Akhir Pekan Bersama Keluarga
"Menurut saya, kegiatan Pertamina ini sangat baik dalam memberikan pemahaman kepada mahasiswa."
"Selain migas dan batubara, kita perlu memanfaatkan energi terbarukan, salah satunya sawit," ujar Hasan, menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam menyebarkan pemahaman ini ke masyarakat.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menambahkan bahwa PGTC merupakan inisiatif Pertamina untuk menginspirasi lingkungan kampus.
Program ini ditujukan untuk memperkenalkan peran Pertamina di sektor energi serta membangun kesadaran dan kolaborasi antara perusahaan dan akademisi.
"Kami berharap PGTC bisa kembali diadakan tahun depan dengan jangkauan lebih luas, sehingga lebih banyak mahasiswa yang terlibat dalam program ini dan memberikan ide-ide inovatif mereka," tuturnya.***