rilis-bumn

Terapkan Standar Internasional, Bank Mandiri Pastikan Penyaluran Kredit Sesuai Aspek Keberlanjutan

Senin, 2 Desember 2024 | 16:00 WIB
Bank Mandiri berkomitmen menerapkan kebijakan kredit yang prudent dan berorientasi pada keberlanjutan. (Dok. Bank Mandiri)

Dengan kerangka kerja yang komprehensif ini, Bank Mandiri melakukan penilaian terhadap kepatuhan debitur wholesale terhadap berbagai aspek keberlanjutan, termasuk risiko fisik dan transisi, penerapan hak asasi manusia, proses pengadaan lahan yang sesuai dengan regulasi, serta turut menjaga keanekaragaman hayati.

Baca Juga: Hanya Sampai 6 Desember! Segera Ikuti Giveaway Tiket Konser Maroon 5 dari Bank Mandiri, Simak Caranya!

“Pendekatan ini tidak hanya memastikan praktik bisnis yang bertanggung jawab, tetapi juga membantu mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan atau tindak lanjut, mendukung debitur dalam mengadopsi praktik berkelanjutan, serta memitigasi risiko lingkungan serta sosial.

“Komitmen Bank Mandiri terhadap keberlanjutan terus dibuktikan dengan peningkatan signifikan dalam portofolio pembiayaan berkelanjutan,” papar Citra.

Hingga September 2024, portofolio berkelanjutan Bank Mandiri mencatat pertumbuhan sebesar 12,8% dibandingkan tahun sebelumnya, mencapai Rp285 triliun.

Baca Juga: Kolaborasi Bank Mandiri dan Tzu Chi Hadirkan Kartu Kredit Berbasis Donasi dan Layanan Filantropi Digital di Livin’

Dari jumlah tersebut, portofolio hijau mencatat pertumbuhan yang signifikan, yaitu 16,4%, dengan total Rp142 triliun.

Salah satu kontribusi utama berasal dari sektor pengelolaan sumber daya alam hayati dan penggunaan lahan berkelanjutan sebesar Rp107 triliun.

Melalui inisiatif-inisiatif ini, Bank Mandiri tidak hanya memastikan pembiayaan yang dilakukan sejalan dengan pembangunan berkelanjutan tetapi juga berperan aktif dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

Baca Juga: Bank Mandiri Hadirkan Kopra Hospital Solution, Wujud Komitmen SDGs dengan Solusi Digital dan Program Bantuan di Sektor Kesehatan

Langkah ini sejalan dengan komitmen global untuk memerangi perubahan iklim, mempercepat transisi ke ekonomi rendah karbon, dan memperkuat posisi Bank Mandiri sebagai mitra strategis dalam menciptakan masa depan yang hijau dan berkelanjutan.  

Berbagai inisiatif tersebut, lanjutnya merupakan bentuk keseriusan Bank Mandiri untuk memperkuat komitmennya untuk mencapai Net Zero Emissions (NZE) operasional pada tahun 2030 dan pembiayaan pada tahun 2060 atau lebih cepat melalui penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam setiap lini bisnis dan operasional perusahaan.

Dengan visi "Becoming Indonesia's Sustainability Champion for a Better Future", Bank Mandiri mengembangkan ESG Framework yang terdiri dari tiga pilar utama, yaitu: Sustainable Banking, Sustainable Operation, dan Sustainability Beyond Banking.

Baca Juga: Bank Mandiri Kembali Gelar Giveaway Tiket Gratis Konser Maroon 5 di Jakarta, Simak Cara Serta Syarat untuk Ikutannya

Pilar-pilar ini menjadi landasan strategis dalam upaya Bank Mandiri untuk mendukung transisi Indonesia menuju ekonomi rendah karbon.***

Halaman:

Tags

Terkini