Kabar BUMN – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menunjukkan dedikasi besar dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan bahwa komitmen ini tercermin dari berbagai upaya kolaboratif yang dilakukan perusahaan-perusahaan BUMN untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian Indonesia.
"Alhamdulillah, Kementerian BUMN dan seluruh BUMN yang terkait dengan pangan dapat mengimplementasikan arahan Presiden Prabowo Subianto," ujar Erick Thohir dalam sebuah pernyataan di Jakarta pada Senin, 2 Desember 2024.
Baca Juga: Lanjutkan Penghijauan, WSBP Sukses Tanam 2.354 Pohon Trembesi di Cisarua Bandung
Erick menggarisbawahi pentingnya keterlibatan aktif BUMN dalam mendukung kemandirian pangan nasional.
Sejak awal, BUMN telah berperan strategis dalam mengembangkan program-program pangan, bekerja sama erat dengan berbagai instansi terkait.
Sinergi ini, menurut Erick, menjadi elemen penting dalam memastikan keberhasilan program swasembada pangan yang diusung pemerintah.
Baca Juga: Sambil Garap Skripsi, Kerja Magang di PT Indra Karya Bisa Jadi Pilihan! Dapat Salary dan Sertifikat!
"BUMN mendukung penuh dan berkolaborasi dengan intensif dengan berbagai kementerian, badan, dan lembaga dalam mewujudkan program swasembada pangan," jelas Erick lebih lanjut.
Dalam kesempatan tersebut, Erick juga menyampaikan kabar baik mengenai kecukupan cadangan pangan Indonesia untuk tahun mendatang.
Presiden Prabowo menyatakan bahwa negara tidak perlu melakukan impor beras, sebuah pencapaian signifikan yang mencerminkan peningkatan produktivitas sektor pangan.
"Kita bersyukur, tadi Bapak Presiden Prabowo menyampaikan cadangan pangan Indonesia amat cukup sehingga tak perlu melakukan impor beras di tahun depan."
"Hal ini kian memotivasi kami di Kementerian BUMN dan BUMN pangan agar bekerja lebih keras untuk terus meningkatkan produktivitas pangan Indonesia," kata Erick penuh optimisme.