Sementara itu, AFROS dirancang untuk mempermudah pengelolaan data kualitas produk avtur, mulai dari hasil sampling hingga penerbitan Release Statement.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Gandeng PT Vale untuk Pionir Transformasi Hijau Melalui HVO
Sistem ini memastikan standar kualitas produk avtur terpenuhi secara efisien dan akurat.
DIALOG hadir sebagai sistem logbook digital yang terintegrasi, memfasilitasi pergantian shift operasional dengan lebih efisien.
Sistem ini tidak hanya meningkatkan transparansi tetapi juga mempercepat proses koordinasi di lapangan.
Untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, Pertamina Patra Niaga memperkenalkan Refueling Simulator berbasis teknologi Virtual Reality.
Simulator ini memungkinkan pelatihan dalam kondisi normal hingga darurat, sehingga pekerja lebih siap menghadapi tantangan operasional di lapangan.
“Pemanfaatan teknologi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memperkuat keandalan layanan yang mendukung operasional penerbangan nasional secara berkelanjutan,” ujar Maya.
Peluncuran program-program digital ini menegaskan posisi Pertamina Patra Niaga sebagai penyedia energi yang inovatif dan andal di sektor avtur.
Langkah ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk mendukung keberlanjutan dan efisiensi operasional penerbangan di Indonesia.
"Dengan adanya digitalisasi, harapannya ada integrasi data dalam setiap proses refuelling sehingga pelayanan kepada konsumen dapat dilaksanakan lebih tepat waktu, lebih akurat, efektif dan efisien, serta turut mendukung upaya dalam menerapkan program Smart and Digital Airport di Indonesia,” pungkasnya.***