rilis-bumn

Hutama Karya Bangun Gedung Pelayanan Kanker Terpadu di RSUP Dr. Kandou Manado

Jumat, 6 Desember 2024 | 19:00 WIB
PT Hutama Karya membangun Gedung Pelayanan Kanker Terpadu pertama di Manado. Proyek senilai Rp 241,26 miliar ini mendukung prioritas pemerintah di sektor kesehatan. (Dok. Hutama Karya )

Kabar BUMN - Menjelang akhir 2024, PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) mendapatkan kontrak pembangunan Gedung Pelayanan Kanker Terpadu RSUP Dr. Kandou, Manado.

Proyek ini bernilai Rp 241,26 miliar dan dikerjakan melalui skema kerja sama (Joint Operation) dengan PT Tigamas Mitra Selaras (HK-Tigamas JO), di mana Hutama Karya memiliki porsi pengerjaan sebesar 70%.

Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan proyek ini sejalan dengan prioritas Presiden Prabowo Subianto di sektor kesehatan.

Baca Juga: ITDC Rayakan Ulang Tahun ke-51 dengan Semangat Kepedulian Sosial

"Kami mendukung penyelesaian proyek ini tepat waktu sebagai bentuk komitmen BUMN dalam menyediakan fasilitas kesehatan memadai di wilayah Timur Indonesia," ujar Erick.

Kontrak proyek ditandatangani di Hotel Vasaka Jakarta Timur pada Jumat (6/12).

Seremoni ini dihadiri sejumlah pihak, termasuk Direktur Operasi II Hutama Karya, Gunadi, dan Komisioner PT Tigamas Mitra Selaras, Yudhi Wibowo. Plt. Direktur Utama RSUP Dr. Kandou, drg. Yuli Astuti Saripawan, turut menyaksikan acara melalui sambungan Zoom.

Baca Juga: PT Timah Unjuk Prestasi di Top Digital Awards 2024, Sabet 2 Penghargaan

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim, menyampaikan bahwa gedung ini menjadi fasilitas pelayanan kanker terpadu pertama di Kota Manado yang dibangun oleh Hutama Karya.

Pembangunan gedung ini direncanakan selesai dalam 1,5 tahun dan ditargetkan rampung pada Mei 2026.

Proyek tersebut akan menyerap hingga 500 tenaga kerja, dengan 80% di antaranya berasal dari tenaga kerja lokal.

Baca Juga: Perumnas Kembali Buka Lowongan Magang BUMN, Ada Benefit Uang Saku dan Sertifikat

Hutama Karya bersama mitra akan menangani konstruksi gedung yang meliputi fasilitas kanker terpadu, ruang pompa, gedung power house, hingga pekerjaan arsitektur lainnya.

Teknologi Building Information Modelling (BIM) digunakan untuk memastikan proyek selesai secara optimal dan efisien.

Halaman:

Tags

Terkini