Kabar BUMN - PT Jasa Marga (Persero) Tbk. kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak bencana alam.
Ini merupakan bagian dari peran Jasa Marga yang ditunjuk langsung oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai Koordinator Satgas Bencana Provinsi Jawa Barat.
Kali ini, Jasa Marga menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga yang terkena dampak bencana banjir dan longsor di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Baca Juga: Peduli Sesama, Jasa Marga Ulurkan Bantuan untuk Korban Bencana Alam di Sukabumi
Sebagai informasi, sebanyak 18 kecamatan terdampak bencana banjir dan longsor yang terjadi pada 3-4 Desember 2024 tersebut.
Untuk membantu meringankan beban mereka, Jasa Marga menyalurkan bantuan 35 paket berupa beras 2,5 kg, 10 alas tidur, 10 tikar, 4 terpal, 20 paket alat mandi, 10 paket peralatan sanitasi khusus perempuan, 10 dus air mineral, 20 buah hygiene kit, 10 selimut, dan 10 buah senter.
Perhatian khusus juga diberikan kepada kelompok rentan, seperti balita dan lansia, dengan menyediakan 10 paket baby kit, 20 makanan bayi, 3 dus popok bayi, 20 susu bayi, dan 3 dus popok lansia.
Baca Juga: Jasa Marga Diganjar Penghargaan di Ajang Top 100 CEO & The 200 Leaders
Seluruh bantuan ini diserahkan ke Posko Penanganan Darurat Bencana Kabupaten Cianjur dan diterima langsung oleh Penata Penanggulangan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, A. Wahyudin, pada Senin (9/12).
Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana, menyampaikan turut prihatin atas musibah yang terjadi dan dialami oleh masyarakat terdampak bencana.
“Jasa Marga turut prihatin atas bencana banjir dan tanah longsor yang menimpa Cianjur.
Baca Juga: Jasa Marga Raih Penghargaan Emiten Terbaik di BILA 2024: Bukti Komitmen Efisiensi dan Keberlanjutan
"Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban para masyarakat yang terdampak.
"Jasa Marga akan terus bergerak cepat dan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat guna dan sesuai kebutuhan,” ujar Lisye.