Kabar BUMN – PT Brantas Abipraya (Persero) kembali melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Pada program TJSL kali ini, Brantas Abipraya menanam 4.400 bibit pohon di kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTM) Padang Guci, Kabupaten Kaur, Bengkulu.
Program TJSL ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan mendukung program pemerintah dalam mengurangi emisi karbon.
Bibit yang ditanam berupa pohon produktif seperti nangka, durian, mahoni, mangga, dan jengkol yang diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar.
Pemilihan jenis pohon ini didasarkan pada pertimbangan adaptasi terhadap kondisi lingkungan setempat dan potensi manfaat ekonomis bagi masyarakat.
Tumpang Muhammad, Direktur SDM dan Umum PT Brantas Abipraya (Persero), mengatakan, “Kegiatan penanaman pohon ini merupakan wujud nyata kepedulian Brantas Abipraya terhadap lingkungan.
Baca Juga: Dibangun Brantas Abipraya, Bendungan Keureuto Diproyeksikan Reduksi Banjir 30%
"Selain berkontribusi pada pelestarian alam, kami juga berharap penanaman pohon ini dapat meningkatkan kualitas udara, mencegah erosi, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.”
Ditambahkannya, kegiatan penanaman pohon ini juga melibatkan partisipasi aktif dari karyawan Brantas Abipraya, masyarakat sekitar, serta instansi terkait.
Dengan semangat gotong royong, diharapkan kegiatan ini dapat menginspirasi pihak lain untuk turut serta dalam upaya pelestarian lingkungan.
Baca Juga: Transformasi Limbah Jadi Peluang Ekonomi Hijau: Inovasi Brantas Abipraya Budidaya Maggot BSF
Melalui program TJSL ini, Brantas Abipraya berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan dan menjadi perusahaan yang bertanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat.
Penanaman 4.400 bibit pohon ini memiliki dampak yang sangat signifikan bagi lingkungan.