Kabar BUMN - PT Jasa Marga (Persero) Tbk paparkan langkah strategis dalam upayanya memberikan pelayanan optimal selama libur Hari Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).
Direktur Utama Jasa Marga, Subakti Syukur, menjelaskan sejumlah persiapan yang telah dilakukan perusahaan untuk menghadapi lonjakan arus kendaraan selama libur Nataru.
"Kami memastikan operasional jalan tol dalam kondisi prima, mematuhi standar pelayanan minimal (SPM), termasuk menangani potensi genangan atau kerusakan jalan akibat cuaca ekstrem, serta menyiapkan ruas jalan tol baru yang dapat difungsionalkan," jelasnya.
Baca Juga: Peduli Sesama, Jasa Marga Ulurkan Bantuan untuk Korban Bencana Alam di Sukabumi
Jasa Marga telah memproyeksikan volume kendaraan pada periode jelang puncak arus keluar hingga arus balik, serta telah menyiapkan berbagai rekayasa lalu lintas sesuai diskresi Kepolisian untuk mengantisipasi potensi kepadatan.
Rekayasa lalu lintas tersebut meliputi contraflow di ruas tol Jakarta-Cikampek dan Jagorawi, serta penerapan oneway apabila dibutuhkan sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) yang ditandatangani pada 6 Desember 2024.
Selain itu, perusahaan juga berencana mengoperasikan sejumlah ruas tol baru, baik secara operasional maupun fungsional.
Baca Juga: Jasa Marga Diganjar Penghargaan di Ajang Top 100 CEO & The 200 Leaders
Di antaranya Jalan Tol Jogja-Solo segmen Kartasura-Klaten sepanjang 22,3 km yang bertarif, segmen fungsional Klaten-Prambanan sepanjang 8,5 km yang belum bertarif.
Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi segmen Gending-Kraksaan sepanjang 10,3 km yang belum bertarif, serta Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan segmen Sadang-Kutanegara sepanjang 8,5 km yang pengoperasiannya bersifat situasional sesuai diskresi kepolisian.
Jasa Marga telah menambah kapasitas jalan di sejumlah titik strategis untuk mendukung kelancaran lalu lintas selama libur Nataru.
Baca Juga: Jasa Marga Raih Penghargaan Emiten Terbaik di BILA 2024: Bukti Komitmen Efisiensi dan Keberlanjutan
Penambahan ini meliputi 1 lajur di Ruas Tol Palikanci (KM 208+150 s.d KM 210+190 arah Jakarta, 1 lajur di Ruas Tol Jagorawi (KM 40 s.d KM 42 arah Ciawi), serta 1 lajur di Ruas Tol Padaleunyi (KM 142 s.d KM 147 arah Jakarta.
Selain itu, peningkatan kapasitas juga dilakukan di Gerbang Tol Cikampek Utama (KM 71 B Ruas TolJakarta-Cikampek) dengan penambahan 5 lajur transaksi, sehingga kini memiliki total 36 lajur transaksi.