Bagi pengguna jalan yang datang dari Jalan Tol Trans Jawa, mereka dapat melanjutkan perjalanan melalui Ruas Pasuruan-Probolinggo menuju Segmen Gending-Kraksaan selama arus mudik.
Baca Juga: Pendaftaran Relawan Bakti BUMN Batch VII Telah Dibuka, Berikut Daftar 10 Program Beserta Lokasinya
Sementara itu, saat arus balik, perjalanan dimulai dari akses Kraksaan menuju Ruas Pasuruan-Probolinggo atau GT Gending.
Meski begitu, pengguna jalan tetap diimbau untuk mematuhi aturan, memperhatikan rambu lalu lintas, dan berhati-hati.
PT JPB bekerja sama dengan Kepolisian, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian Pekerjaan Umum untuk memastikan jalur ini berjalan lancar.
Baca Juga: Dukung BPR Syariah Melakukan Transformasi, PERURI Tawarkan Solusi Digital
Mereka juga menyediakan Posko Nataru 2024 di Simpang Sebidang Kraksaan dan Simpang Susun Kraksaan sebagai bentuk dukungan operasional.
Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi tahap 1, yang membentang dari Gending hingga Besuki, direncanakan selesai pada kuartal keempat 2025.
Dengan adanya tiga gerbang tol (GT Kraksaan, GT Paiton, GT Situbondo Barat) serta fasilitas lain seperti tempat istirahat, jalur ini diharapkan dapat mempersingkat waktu perjalanan di wilayah Tapal Kuda.
Baca Juga: Hijaukan Lingkungan, Brantas Abipraya Tanam Ribuan Bibit Pohon di Padang Guci
Selain itu, konektivitas yang lebih baik ini akan mendukung mobilitas masyarakat, bisnis, dan wisatawan sekaligus meningkatkan daya saing kawasan tersebut.
Sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN), Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi diharapkan tidak hanya mempercepat perjalanan, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi baru.
Dengan kepemilikan saham mayoritas oleh Jasa Marga, proyek ini menjadi salah satu langkah penting dalam pengembangan infrastruktur Jawa Timur.***