Kondisi geografis ini mendukung pertanian yang menghasilkan beragam komoditas unggulan.
Baca Juga: Jelang Libur Nataru 2024/2025, Jasa Marga Memastikan Operasional Jalan Tol dalam Kondisi Prima
Vice President Treasury PELNI, Fauziah Ferryna, menambahkan bahwa program Desa Mandiri tidak hanya memastikan ketersediaan pasokan bahan baku tetapi juga meningkatkan kemampuan para petani setempat.
"Kami akan memberikan bimbingan teknis untuk modernisasi sistem pertaniannya agar lebih efisien dan produktif dengan tetap mengedepankan aspek ramah lingkungan," katanya.
Melalui PELNI Services, Desa Sukanagalih kini memiliki lahan seluas 3.880 meter persegi yang menghasilkan 56 jenis sayuran.
Baca Juga: 10 Contoh Ucapan Selamat Natal Menyentuh Hati yang Cocok Dijadikan Caption Instagram
Buncis dan kacang panjang menjadi komoditas unggulan. Hasil tani ini langsung diserap oleh PELNI dengan harga beli yang stabil, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan para petani.
Program TJSL PELNI dirancang berdasarkan pilar Sustainable Development Goals (SDG's) yang diadopsi oleh Kementerian BUMN.
Pilar-pilar yang melandasi program ini meliputi aspek sosial, ekonomi, lingkungan, dan tata kelola hukum, menjadikannya solusi berkelanjutan untuk masyarakat dan lingkungan.***