Proyek ini mencakup delapan tower dengan 480 unit hunian tipe 98 meter persegi.
Baca Juga: Pertamina Siapkan Satgas Nataru 2024/2025, Jamin Pasokan Energi Aman
Masing-masing tower memiliki 12 lantai, di mana dua lantai pertama berfungsi sebagai podium dengan berbagai fasilitas umum.
Seperti area kebugaran, coffee shop, dan ruang publik lainnya. Sementara itu, 10 lantai sisanya dikhususkan untuk unit hunian.
“Melalui pembangunan rusun ASN dengan konsep hijau, kami ingin menunjukkan bahwa hunian yang nyaman, cerdas, dan modern dapat dibangun tanpa mengorbankan lingkungan."
"Dengan menggunakan material ramah lingkungan, mengoptimalkan penggunaan energi, dan menerapkan sistem pengelolaan air yang berkelanjutan, kami berharap dapat menginspirasi pembangunan serupa di masa depan,” tambah Purnomo.
Untuk menjamin penyelesaian proyek sesuai jadwal dengan kualitas tinggi, Brantas Abipraya mengadopsi sistem lean construction.
Metode ini memungkinkan tim untuk bekerja lebih efisien, mengurangi limbah, dan meningkatkan produktivitas.
Dedikasi dan inovasi Brantas Abipraya dalam proyek ini juga mendapat pengakuan dari MURI.
Perusahaan meraih penghargaan atas pembangunan kamar mandi prefabrikasi terbanyak di satu kawasan serta kamar mandi prefabrikasi tercepat untuk rumah susun.
Sistem prefabrikasi ini tidak hanya mempercepat proses pembangunan tetapi juga meningkatkan kualitas proyek secara keseluruhan.
“Kami sangat bangga atas pencapaian ini. Proyek Hunian ASN-4 ini merupakan bukti nyata komitmen Brantas Abipraya dalam mendukung pembangunan IKN Nusantara."