rilis-bumn

PELNI Resmikan Digester Biogas, Manfaatkan Limbah Sapi Ternak Jadi Energi Terbarukan

Kamis, 19 Desember 2024 | 10:30 WIB
PELNI meresmikan pembangunan digester biogas di sejumlah peternakan sapi warga di Kupang, Rabu (18/12). (Dok. PELNI)

Kabar BUMN — PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) kembali menjalankan program Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)

Kali ini, program TJSL tersebut dilaksanakan PELNI dengan meresmikan pembangunan digester biogas di sejumlah peternakan sapi warga di Kupang, Rabu (18/12).

Digester biogas ini merupakan fasilitas untuk mengubah limbah kotoran sapi menjadi biogas.

Baca Juga: Jamin Pasokan Bahan Baku, TJSL PELNI Resmikan Desa Mandiri Penghasil Sayur di Cianjur

Biogas tersebut nantinya dapat digunakan oleh warga sebagai sumber energi alternatif untuk kebutuhan rumah tangga.

Peresmian dilakukan langsung oleh Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PELNI Anik Hidayati bersama Vice Treasury PELNI Fauziah Ferryna dan Kepala Cabang PELNI Kupang Harianto Sembiring serta sejumlah tokoh masyarakat di Kupang.

Dalam sambutannya, Anik menyampaikan harapannya agar fasilitas digester ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Kupang, khususnya peternak sapi yang selama ini belum memanfaatkan limbah ternaknya.

Baca Juga: Tak Perlu Bayar! PELNI dan Kemenhub Gratiskan Tiket Kapal di Libur Natal 2024, Klik Link untuk Daftar

"Kupang merupakan wilayah penghasil ternak terbesar yang dikirim menggunakan kapal ternak yang dioperasikan PELNI dengan tujuan Jakarta," ujar Anik.

Ditambahkan Anik, sepanjang tahun 2024, PELNI telah mengangkut 4.699 ekor, dan 3.779 ekor diantaranya dibawa dari Kupang, dan sisanya diambil dari Waingapu.

"Jumlah sapi ternak yang dibawa dari Kupang sangat besar, dan sudah pasti limbah yang dihasilkan pun lebih besar.

Baca Juga: PELNI dan Kemenhub Kembali Bagi-bagi Tiket Gratis Selama Libur Natal 2024, Simak Cara Daftar dan Syaratnya

"Untuk itu kami hadir melalui program TJSL Biogas agar limbah ternak sapi dapat diubah menjadi sumber energi alternatif," tegas Anik.

PELNI menggandeng Pusat Studi Pembangunan Desa Universitas Brawijaya dalam mengembangkan Program Biogas di wilayah Kupang.

Halaman:

Tags

Terkini