rilis-bumn

Program Inklusi Pertamina Memajukan Komunitas Difabel Sobat Istimewa Ubud

Selasa, 24 Desember 2024 | 19:30 WIB
Para penari difabel Yayasan Cahaya Mutiara Ubud saat menjadi salah satu penampil pada kunjungan Direktur Utama Pertamina ke Desa Energi Berdikari (DEB) Uma Palak Lestari di Denpasar Utara, Bali. (DOK.Pertamina)

Kabar BUMN – PT Pertamina (Persero) melalui subholdingnya PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Jatim Balinus, unit operasi Aviation Fuel Terminal (AFT) Ngurah Rai, menginisiasi "Program Sahabat Disabilitas Ubud".

Sebagai bagian dari program Sobat Istimewa, yakni pemberdayaan komunitas difabel untuk lebih mandiri dan berdaya saing, Pertamina melakukan peningkatan kapasitas kelompok difabel Yayasan Cahaya Mutiara Ubud.

VP Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengatakan, sejumlah 42 orang Sobat Istimewa berkarya di yayasan tersebut telah mendapat pendampingan dari Pertamina sejak tahun 2023.

Baca Juga: Liburan Akhir Tahun Murah Meriah di Jakarta: 8 Tempat Wisata Gratis yang Wajib Dikunjungi

Pendampingan dilakukan untuk meningkatkan keterampilan diri sesuai potensi yang ada dalam dirinya dan meningkatkan kepercayaan diri dan kapabilitas.

“Sobat Istimewa menjadi salah satu komunitas yang menjadi perhatian Pertamina, sejalan dengan program inklusi yang kami jalankan sebagai perusahaan berkelanjutan.

"Pertamina mendorong komunitas Sobat Istimewa untuk dapat mandiri, menjadi SDM yang unggul, bahkan bisa berkontribusi untuk pembangunan bangsa dan negara,” jelas Fadjar.

Baca Juga: Rayakan Hari Ibu, PHR Dorong Perempuan Berkarya dengan Semangat Growth Mindset

Dia menambahkan, program pendampingan Pertamina pada Yayasan Cahaya Mutiara Ubud yakni pengembangan kapasitas berupa pelatihan menjahit, digital marketing dan pengelolaan keuangan.

Pertamina juga melakukan perbaikan infrastruktur, serta berbagai dukungan pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang dijalankan oleh Sobat Istimewa.

Melalui program ini, Fadjar mengungkapkan, dapat menghasilkan omzet usaha hingga rata-rata Rp60 juta per tahun.

Baca Juga: Pastikan Operasi Armada Aman, DAMRI bersama Kementerian BUMN Siap Layani Angkutan Nataru 2024/2025

Bahkan, sembilan Sobat Istimewa telah masuk dalam dunia kerja dan 16 Sobat Istimewa memiliki prestasi di bidangnya masing-masing.

Seperti, Nengah Wani salah satu anggota Yayasan Mutiara Ubud yang telah bergabung sejak tahun 2018, kini semakin mahir melakukan tarian tradisional bali dan kreasi modern.

Halaman:

Tags

Terkini