PEP Donggi Matindok Field berhasil mendapatkan dua penghargaan di kategori Manajemen Energi.
Inovasi Bioferdom dan ESHER (Easy Flash Absorber) menunjukkan keberhasilan dalam menghemat energi dan memanfaatkan gas buang secara efisien.
Inovasi Bioferdom, yang mengoptimalkan penggunaan biosulfur, mampu mengurangi konsumsi energi hingga 13.853,59 GJ per tahun dan telah mendapatkan dua paten.
Sedangkan ESHER berhasil menghemat energi sebesar 20.608,69 GJ per tahun, yang setara dengan pengurangan emisi 5.235,76 ton CO2eq.
Baca Juga: Program Inklusi Pertamina Memajukan Komunitas Difabel Sobat Istimewa Ubud
Berbagai inovasi ini memberikan dampak signifikan dalam mengurangi emisi gas rumah kaca dan mendukung langkah global untuk mengatasi perubahan iklim.
Direktur Regional Indonesia Timur, Muhamad Arifin, menyatakan penghargaan ini menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus berinovasi dalam efisiensi energi.
"Kami berkomitmen untuk terus mendukung keberlanjutan dan pengembangan energi hijau, serta mengedepankan pengelolaan energi yang lebih efisien demi masa depan yang lebih berkelanjutan," ucapnya.
Baca Juga: Loker BUMN dari PT Garuda Daya Pratama Sejahtera: Siap Bekerja Pola Shifting
Dengan program-program keberlanjutan yang berbasis pada kerangka Environmental, Social, and Governance (ESG).
Regional Indonesia Timur juga mendukung capaian agenda global Sustainable Development Goals, terutama pada tujuan 7 (Energi Bersih dan Terjangkau) dan tujuan 13 (Penanganan Perubahan Iklim).
Upaya ini menjadi langkah nyata dalam menciptakan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.***